Jokowi Soroti Bangunan ’Sarang’ PSK di Tajurhalang

by -

METROPOLITAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor akan menindak tegas maraknya aksi para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sering mangkal di Tempat Hiburan Malam (THM) selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di Kabupaten Bogor.

Kepala Seksi Penyidik dan Penyelidikan Satpol PP Kabupaten Bogor Joko Widodo mengaku pihaknya akan menindaklanjuti adanya THM di Kecamatan Tajurhalang. ”Kami akan menindaklanjuti serta menindak tegas keberadaan THM yang tidak berizin dan mengganggu trantibum,” kara Joko Widodo kepada Metropolitan.

Ia tetap melakukan tindakan sesuai ketentuan Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum. ”Kita tunggu dulu pelimpahan surat teguran satu, dua dan tiga dari DPKPP Kabupaten Bogor,” beber Jokowi, sapaan akrabnya.

Jokowi berharap DPKPP Kabupaten Bogor segera mengeluarkan surat teguran kepada THM yang tidak dilengkapi IMB, sesuai peruntukannya. ”Bangunan enam yang di Kecamatan Tajurhalang, yang pasti kita akan tindak tegas sesuai prosedur yang sudah diatur di Perda Tibum,” terang Jokowi.

Sebelumnya, keterangan yang dihimpun Metropolitan, usaha THM atau yang populer disebut kafe ini setiap malam tetap beroperasi seperti biasa, mulai pukul 20:00 hingga 02:00 WIB dini hari.

Padahal sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih membatasi kegiatan masyarakat karena wabah corona. “Kafe itu menyediakan tempat karaoke, minuman keras serta pelayan wanita yang bertugas menemani tamu yang datang. Sepertinya mereka tenang-tenang saja meski PSBB masih berlaku. Buktinya tidak ada satu pun pihak aparatur pemerintah yang menegur atau melarang kegiatan mereka,” ujar warga sekitar yang namanya enggan dikorankan.

Sementara itu, pekerja salah satu kafe, Mawar, mengaku tetap bekerja di tempat tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ia harus mencukupi kebutuhan hidup dua anaknya. ”Saya pulang sebulan sekali. Ya kerja menemani tamu minum dan nyanyi. Iya, tiap malam kafe buka, tapi tamu-tamu yang datang masih sedikit,” kata wanita berusia sekitar 25 tahun itu, yang mengaku janda. (mul/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *