Pelanggar Wajib Nyanyi ’Indonesia Raya’ dan Denda Rp50 Ribu

by -

METROPOLITAN – Satpol PP Kabupaten Bogor bersama kepolisian menertibkan atu­ran Pembatasan Sosial Ber­skala Besar (PSBB) Pra-Adap­tasi Kebiasaan Baru (AKB) terkait penggunaan masker di Pasar Cibinong, Rabu (29/7) pagi. Sasarannya, pengunjung dan pengendara yang tidak mengenakan masker.

Puluhan warga dan pengen­dara motor yang kedapatan tidak mengenakan masker dan tidak membawa masker pun dikenakan sanksi bera­gam. Ada yang diminta me­nyanyikan lagu ’Indonesia Raya’, membacakan Panca­sila hingga lagu anak-anak dan denda Rp50 ribu untuk menimbulkan efek jera.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridallah, men­gatakan, kegiatan penegakan aturan pemakaian masker ini sesuai Peraturan Bupati (Per­bup) Nomor 42 Kabupaten Bogor tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra-AKB. Apalagi, sebagian besar wilayah Cibinong Raya masih masuk zona merah Covid-19 dengan jumlah ka­sus positif yang tinggi diban­ding wilayah lain.

”Tadi cukup banyak yang tidak pakai masker, nggak jaga jarak. Kita razia peda­gang, pengunjung pasar dan pengendara di tiga kecama­tan, Cibinong, Citeureup dan Sukaraja. Sanksi sosial kita berikan beragam. Ada yang bebersih, push up dan nya­nyi. Ada saja yang nggak mau, tapi tetap didenda uang maksimal Rp50 ribu,” beber­nya di sela kegiatan, Rabu (29/7).

Terkait penerapan denda uang terhadap pelanggar protokol kesehatan maksimal Rp50 ribu, ia mengakui pi­haknya tetap berpatokan pada aturan dalam Perbup Nomor 42 Tahun 2020. Pada prinsipnya, itu mengikuti kebijakan Pemprov Jawa Ba­rat. Untuk denda uang dari pelanggar akan masuk ke pos retribusi daerah.

”Prinsipnya, kita melaks­anakan aturan pemprov dan kita dasarnya (aturan) pem­kab, sehingga bersinergi. Tidak hanya parsial, tapi me­nyeluruh,” tegas mantan se­kretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Ter­padu Satu Pintu (DPMPTSP) itu.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Cibinong, Hery­anto, menyebutkan, razia ini sudah dilakukan tiga hari terakhir untuk mengurangi warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah. Meski begitu, para pelanggar masih dikenakan sanksi so­sial dan belum didenda uang.

”Kita masih sanksi sosial dulu. Ini untuk mengurangi warga yang masih nggak mau pakai masker. Kalau denda uang belum, kita masih nung­gu dari Gugus Tugas Kabu­paten Bogor,” ungkapnya. (ryn/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *