Pemkot Bogor Kembali Tata TPS di Pusat Kota

by -
ANGKUT: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengangkut sampah yang menggunung.

METROPOLITAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali merencanakan penataan pusat kota. Setelah sukses membongkar dan menata Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan Regina Pacis, kali ini pemkot berencana membongkar kembali TPS yang berada tak jauh dari pintu masuk Kejaksaan Kota Bogor.

Berdasarkan pantauan Metropolitan di lapangan, satu unit alat berat dikerahkan untuk melakukan pembongkaran. Sejumlah bangunan di TPS Kejaksaan Kota Bogor pun diratakan dengan tanah menggunakan alat berat tersebut, termasuk TPS yang dinilai mengganggu keindahan kota.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, setidaknya ada tiga TPS yang rencananya bakal dibongkar. Yakni TPS di kawasan Regina Pacis, TPS di sekitar Kejaksaan Kota Bogor dan TPS di Kampung Sawah, tak jauh dari Jembatan Cinta, di Kelurahan Tegallega.

”Karena ketiga TPS ini berada tepat di pusat kota dan di wajah Kota Bogor. Apalagi TPS Kejaksaan dan TPS Regina Pacis ini kan area Ring Satu. Kita juga sering dapat komplain karena bau yang dihasilkan dari TPS ini,” katanya kepada awak media.

Selain menimbulkan aroma tak sedap, hadirnya ketiga TPS ini juga mengganggu estetika Kota Bogor. Untuk TPS di Kejaksaan Kota Bogor, rencananya Pemkot Bogor juga bakal melakukan penataan terhadap sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di seputaran Kejaksaan Kota Bogor.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor, Samson Purba, menyebut relokasi PKL ditargetkan rampung Desember mendatang jika tak ada halangan.

Berdasarkan data yang ada, 1.140 PKL dipastikan harus sudah menempati tempat baru pada Desember nanti. Lima lokasi relokasi sudah disiapkan pihaknya untuk menampung PKL.

Jalan Pamada, kawasan Nyi Raja Permas, Pasar Blok A dan B Javana, PMU Blok C dan D hingga pelataran Apollo, adalah lima lokasi yang bakal dijadikan tempat baru bagi para PKL Kota Hujan. Bahkan untuk antisipasi kekurangan tempat, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah lahan di kawasan Warung Jambu.

”Kita sudah siapkan di Jalan Pamada untuk kapasitas 400 PKL, Nyi Raja Permas 240, Pasar Blok A dan B Javana 300, PMU Blok C dan D 150 dan kawasan Apollo dengan kapasitas 50 PKL. Kalau tidak cukup, kita juga sudah siapkan lahan di Pasar Warung Jambu,” ujarnya.

Samson mengungkapkan, relokasi PKL adalah salah satu program Pemkot Bogor sebagai upaya penertiban kawasan pasar, yang kerap diwarnai kemacetan dan kekumuhan. ”Intinya penataan TPS dan PKL ini untuk memperindah pusat kota agar lebih tertata,” tutupnya. (ogi/b/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *