PMPR Minta Transparansi Dana BOS, Disdik Kabupaten Bogor Masih Bungkam

by -

METROPOLITAN – Terkuaknya kasus penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menyeret beberapa kepala sekolah di Kota Bogor, menimbulkan reaksi berbagai pihak.

Sebab, hal itu disebut bisa saja terjadi di Kabupaten Bogor. Seperti diungkapkan Ketua Persatuan Mahasiswa Peduli Rakyat (PMPR), Ilham Marzuki. Pihaknya menerangkan bahwa dari hasil kajian yang sudah dibuat, ada dugaan carut marut dalam pelaksanaan dana BOS tahun anggaran 2018-2020 di Bumi Tegar Beriman. Pihaknya juga sudah melayangkan surat audiensi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk membuka dan transparan soal penggunan dana BOS tersebut.

“Persatuan Mahasiswa Peduli Rakyat (PMPR) sudah melayangkan surat tentang hasil kajian PMPR, kaitan pelaksanaan dana BOS tahun anggaran 2018-2020, yang diduga carut marut dalam pelaksanaannya. Kami ingin audiensi agar ada transparansi dan keterbukaan soal informasi itu agar berimbang,” katanya, Kamis (30/7).

Ilham menambahkan, bila tidak ada itikad baik dan respon dari Disdik Kabupaten Bogor dalam waktu 2×24 jam, pihaknya bakal mengontrog kantor Disdik dengan melakukan aksi unjuk rasa, demi membuka transparansi anggaran BOS itu.

“Ingin audiensi dan transparansi soal itu agar informasi berimbang. Waktu dan tempat disesuaiakan dengan batas, 2×24 jam sebelum kami tindak lanjut dengan unjuk rasa,” paparnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak Disdik Kabupaten Bogor belum memberikan respon dan tanggaran soal permintaan audiensi dari PMPR ini. (ryn/c/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *