Rebutan Kursi Kadis, 17 Pejabat Adu Ilmu

by -

METROPOLITAN – Pe­merintah Kabupaten (Pem­kab) Bogor tengah mem­buka lelang jabatan terbuka atau open bidding untuk enam posisi pejabat Eselon II sejak akhir Juni. Proses memasuki tahap akhir, Pe­gawai Negeri Si­pil (PNS) itu bakal mengikuti uji gagasan dan wawancara awal pekan ini.

Dari 20 PNS yang mendaf­tar, ada 17 orang yang dinya­takan lolos administrasi dan mengikuti tes lanjutan. Se­telah asesmen kompetensi dilakukan pekan lalu, se­leksi memasuki tahap akhir yakni uji gagasan hingga wawancara, Senin-Selasa (13-14/7).

”Berdasarkan surat Nomor 006/Pansel-I/Kab.Bogor/2020 melakukan asesmen kompe­tensi pada 4-5 Juli. Lalu, para peserta seleksi terbuka mengik­uti tahap akhir, uji gagasan dan wawancara, Senin-Sela­sa (13-14/7),” terang Kepala Bidang Mutasi dan Promosi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Kurnia Indra.

Dari 17 PNS yang akan mengikuti tes, tambah Kur­nia, semua berasal dari in­ternal Pemkab Bogor, setelah satu pendaftar asal Makassar tidak lolos seleksi adminis­trasi. Selain itu, dari 17 PNS yang bersaing, didominasi tujuh PNS Pemkab Bogor yang kini duduk sebagai se­kretaris di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Diikuti enam camat, yakni camat Tenjo, Klapa­nunggal, Bojonggede, Ciawi, Cijeruk dan Citeureup. Me­reka bersaing dengan tiga kepala bagian dan satu ke­pala kantor.

Peserta lelang jabatan ter­buka pun mengaku percaya diri (pede) bisa mengikuti seleksi tahap akhir agar bisa duduk di kursi tersebut. Salah satunya Sekretaris Dinas Ling­kungan Hidup (DLH), Anwar Anggana, yang bersaing untuk bisa duduk di kursi kepala DLH. ”Mohon doanya,” kata­nya.

Hal serupa diungkapkan Camat Tenjo, Asnan, yang melamar untuk dua posisi yakni kepala DLH dan ke­pala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan mengikuti semua tahapan dengan baik. ”Insya Allah, mohon doanya,” ujarnya.

Sekadar diketahui, kursi kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi posisi yang paling laris manis karena dilamar lebih banyak diban­ding lima kursi pejabat lain­nya. Ada lima kursi jabatan lain yang diperebutkan, ya­kni kepala Badan Pendapa­tan Daerah (Bapenda), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Komunikasi dan In­formatika (Diskominfo), kepala Satpol PP dan Staf Ahli bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kese­jahteraan Rakyat. Lalu, kursi kepala Dinas Kope­rasi dan UMKM tercatat di­lamar delapan pelamar yang sudah lolos seleksi adminis­trasi.

Disusul kursi jabatan kadis DLH dan staf ahli yang ’laku’ dengan diisi masing-masing lima pelamar. Setelah itu, ja­batan kepala Diskominfo dilamar empat orang. Sedang­kan dua posisi strategis, ke­pala Bapenda dan Kasatpol PP, ’hanya’ dilamar masing-masing tiga pelamar. (ryn/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *