Tak Bisa Online, Guru Datangi Rumah Murid untuk Berikan Tugas

by -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberlakukan siswa belajar di rumah masing-masing di tahun ajaran baru 2020/2021 ini. Siswa tetap diharuskan belajar di rumah via daring atau online karena pandemi corona atau Covid-19 yang belum berakhir. Namun berbeda dengan kondisi di pelosok Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, yang sulit akan akses internet, serta mayoritas warganya tak memiliki ponsel pintar (smartphone).

SALAH seorang guru SD Negeri 3 Babakanmadang, Joko, mengaku pada tahun ajaran baru 2020/2021 ini siswanya masih belajar se­cara luring (luar jaringan). Namun, pihaknya masih ha­rus menunggu keputusan Pemerintah Kabupaten (Pem­kab) Bogor tentang bagai­mana sistem pembelajaran di tahun ajaran baru ini. Guru-guru tetap datang ke masing-masing rumah murid untuk memberikan tugas dan pengantar pelajaran agar siswa belajar di rumah. ”Se­karang belum ada instruksi tentang bagaimana pembe­lajarannya, di rumah saja. Ada enam guru di sini yang ditu­gaskan, karena di sini nggak bisa online, susah,” kata Joko.

Joko berharap Kegiatan Be­lajar Mengajar (KBM) kem­bali normal karena KBM di pelosok desa ia nilai kurang maksimal terkendala fasilitas internet yang minim. ”Saya berharap normal kembali, seperti biasa kami belajar,” ungkap Joko. Sebelumnya, Pemkab Bogor masih membahas lebih lanjut terkait KBM siswa di Kabupa­ten Bogor ini sampai habisnya massa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pro­porsional pada 16 Juli 2020. Iwan mengaku akan meng­gelar pertemuan dengan ber­bagai pihak di dunia pendidik­kan di Kabupaten Bogor untuk membuat keputusan setelah menerima masukan-masukan dari para stakeholder pendi­dikan.

Nantinya akan diputuskan apakah para siswa nanti akan melakukan KBM di sekolah atau tetap di rumah masing-masing dengan berbagai ke­tentuan. ”Jadi Dinas Pendi­dikan mengundang seluruh stakeholder pendidikan. Kita menawarkan konsep tiga hari ke depan, kan berakhir­nya PSBB itu tanggal 16. Kita berandai-andai kalau PSBB diperpanjang kita masukkan curhatan para pelaku pendi­dikan. Masukan-masukan ini akan menjadi pasal baru di Perbup PSBB yang baru,” kata Iwan. (tib/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *