Tarif DAMRI di Bogor Turun Rp20.000

by -

METROPOLITAN – Perusahaan Umum (Perum) Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indone­sia (DAMRI) secara resmi menurunkan tarif trayek dari dan ke Bandara Internasional Soe­karno-Hatta (Soetta) Tangerang. Kenaikan tarif yang diberlakukan sejak Rabu (1/7) itu menca­pai Rp20.000 di Kota Bogor.

Penurunan tarif bus DAMRI Bandara Soetta ini karena perubahan kebijakan batasan jumlah penumpang di luar zona merah. Awalnya, bus DAMRI Bandara Soetta ha­nya boleh mengangkut maksimal 50 persen dari kapasitas. Kini, bus DAMRI Bandara Soetta boleh mengangkut hingga 70 persen dari kapasitas.

Hal itu sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan RI No­mor 11 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyel­enggaraan Transportasi Darat pada Masa Adaptasi Kebia­saan Baru (AKB) untuk Men­cegah Penyebaran Covid-19, untuk terciptanya armada bus sehat dengan tetap melakukan penerapan protokol kesehatan.

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Nico R Saputra mengatakan, DAMRI terus berupaya menghadirkan armada bus sehat bertekno­logi terbaru serta meningkat­kan pelayanan dan keselama­tan. ”DAMRI tetap menerap­kan protokol pencegahan Covid-19 seperti penyediaan handsanitizer di bus dan pul,” kata Nico. ”Pemakaian masker kepada petugas dan pramudi, penyemprotan disinfektan ke armada bus sebelum dan se­sudah beroperasi,” ujarnya.

Penyesuaian tarif bus DAM­RI Bandara Soetta terbaru mulai 1 Juli 2020 yang meli­puti di wilayah Bogor. Di an­taranya Bogor Rp140.000 menjadi Rp120.000, Cibinong Rp130.000 menjadi Rp110.000 dan Sentul City Rp140.000 menjadi Rp120.000. Sedang­kan Botani-Senayan Rp80.000 menjadi Rp70.000 dan Halim- Bogor Rp100.000 menjadi Rp85.000. (war/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *