Warga Cijeruk Dambakan Pospol di Wilayahnya

by -

METROPOLITAN – Warga Kampung Pondokbitung, Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, mendambakan adanya pos polisi (pospol) di wilayah Kecamatan Cijeruk. Sebab, selama ini kantor Polsek Cijeruk masih berada di Kecamatan Cigombong, di mana jaraknya cukup jauh jika ditempuh warga di Desa Sukaharja.

Seorang warga Sukaharja, Maman, mengatakan, untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), warga harus menempuh jarak 5-7 kilometer. Ditambah tidak adanya angkutan kota (angkot) yang beroperasi, membuat warga semakin terbebani dengan mahalnya ongkos transportasi menuju Polsek Cijeruk di Cigombong.

”Mau nggak mau naik ojek. Kalau naik ojek sekitar Rp50.000 sampai Rp60.000. Jadi, kalau mau urus administrasi sekitar Rp100.000. Kalau jauh gitu, mana ada ojek yang mau dibayar Rp15.000 atau Rp20.000. Makanya kita ingin ada pospol di Kecamatan Cijeruk,” ujar warga Desa Sukaharja, Maman.

Maman berharap permintaan warga segera direspons, baik oleh Pemkab Bogor maupun Polres Bogor. ”Saya berharap permohonan warga bisa direspons bupati atau kapolres Bogor. Jadi, selain lebih dekat, setiap ada kejadian atau laporan bisa cepat ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Sukaharja, Ujang Suhendra, membenarkan adanya keluhan warga. Ia mengaku pernah mengusulkan soal pembangunan Pospol Cijeruk, namun hingga kini belum ada tindak lanjutnya.

‘’Iya betul warga saya memang ingin ada pospol. Pernah ada pengajuan, waktu itu kapolseknya ibu Raka. Lahan atau lokasi sudah ada yaitu di Pasar Rakyat Cihideung, tapi setelah pergantian kapolsek belum ada lagi tindak lanjutnya. Mudah-mudahan kapolsek yang sekarang bisa cepat menindaklanjuti keinginan warga saya,” harapnya.(nto/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *