Merasa Udara Bogor Lebih Dingin? Ini Penjelasan BMKG

by -

METROPOLITAN.id – Udara di Bogor dalam beberapa pekan terakhir terasa lebih dingin. Tak hanya itu, hembusan angin juga terasa lebih kencang dari biasanya.

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pos Bogor, Hadi Saputra mengatakan, hal ini dikarenakan saat ini iklim di Indonesia sudah memasuki musim kemarau.

“Kalo kemarau itu siang terasa panas terik, malam terasa lebih dingin karena pelepasan energi di malam hari tidak terhalang oleh awan,” ujar Hadi, Minggu (2/8).

Berdasarkan catatan BMKG, cuaca di Bogor dalam sepekan terakhir dan sepekan ke depan diperkirakan cerah.

Dengan tingkat suhu terendah sekitar 18 derajat celcius dan tingkat suhu tertinggi 33 derajat Celcius.

Faktor angin monsun Australia yang bertiup membawa udara kering dan dingin juga jadi penyebab siklus udara di wilayah Bogor menjadi lebih dingin.

“Karena di Australia sedang musim dingin, jadi angin yang berhembus lebih kering dan dingin,” jelasnya.

Kecepatan angin sendiri ada di kisaran 05 sampai 30 kilometer per jam, yang bertiup dari arah Timur laut hingga Tenggara.

BMKG sendiri memprediksi musim kemarau dengan udara dingin seperti ini akan terjadi hingga September mendatang. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *