News, Sport and Lifestyle

Bogor Timur

TABRAK ATURAN, SEJUMLAH PERUSAHAAN BAKAL  DISIDAK

TABRAK ATURAN, SEJUMLAH PERUSAHAAN BAKAL DISIDAK

Bogor Timur
CITEUREUP - Banyaknya perusahaan yang berdiri di Kecamatan Citeureup, ada sisi baik dan buruknya. Sisi baiknya dapat membuka lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Sisi buruknya karena kurangnya pengawasan diduga banyak perusahaan yang melanggar aturan mulai dari tidak melengkapi perijinan, pembuangan limbah cair yang sembarangan. Terkait banyaknya perusahaan yang diduga melanggar aturan pihak Kecamatan Citeureup bakal melakukan sidak ke semua perusahaan yang ada di wilayahnya. Sekcam Citeureup Farid Maruf mengatakan sudah mengantongi perusahan yang melanggar aturan dan akan segera menyidak. " Perusahaan banyak melanggar aturan mulai dari tidak memperbarui izin bangunan bila ada tambahan bangunan dan pencemaran lingkungan. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya kepa
SMPN 2 Sukaraja Ngarep Bus Sekolah segera Direalisasikan

SMPN 2 Sukaraja Ngarep Bus Sekolah segera Direalisasikan

Bogor Timur
SUKARAJA - Menanggapi akan adanya bus sekolah, pelajar dan kepala sekolah SMPN 2 Sukaraja menyambut gembira. Pasalnya selama ini para pelajar harus berjalan kaki menempuh jarak pulang pergi 4 km. Akibatnya para pelajar sudah lelah sebelum melakukan aktivitas belajar. Kepala sekolah SMPN 2 Sukaraja Dedi Budi Sumardi berharap, agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor segera merealisasikan bus sekolah, karena dengan adanya bus sekolah minimal dapat mengurangi beban para orang tua murid yang selama ini selalu antar jemput. " Kasian anak didik kami selama ini jalan kaki, kalaupun naik ojek harganya dipatok seperti harga penumpang umum. Saya berharap Dishub segera memberikan solusi,” jelasnya kepada Metropolitan, kemarin. Pihak sekolah ungkapnya sudah menggelar rapat, membahas soal r
Jalan Pahlawan tak Lagi Banjir

Jalan Pahlawan tak Lagi Banjir

Bogor Timur
CITEUREUP - Jalan penghubung antara Sirkuit Sentul dan Pasar Citeureup, di Kecamatan Citeureup saat ini tak lagi banjir meski diguyur hujan. Pantauan wartawan jalan pahlawan yang berada yang menghubungkan Kecamatan Citeureup dan Babakanmadnag saat ini sudah rampung diperbaiki. Jalan yang dulunya dipenuhi kubangan itu saat ini sudah mulus berlapis beton. Warga Desa Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup Yadi (32) mengaku tidak lagi khawatir terjatuh saat mengendarai sepeda motor ketika melintasi jalan pahlawan. "Sekarang mah enak, sudah mulus jalannya," ujarnya saat wartawan, baru-baru ini. Menurut Yadi, sebelum jalan diperbaiki banyak titik jalan yang rusak parah seperti di sekitaran sanja dan sekitar simpang BTN mengarah ke pasar Citeureup. "Dulu mah kubangannya sampai sedengkul ka...
BELUM JELAS, PERUMAHAN HILWA  TAJUR TETAP DIPASARKAN

BELUM JELAS, PERUMAHAN HILWA TAJUR TETAP DIPASARKAN

Bogor Timur
CITEUREUP- Walaupun sudah menjadi sorotan, tetapi nyatanya aktifitas pemasaran perumahan murah bersubsidi yang tak memiliki kejelasan status tanah dan izin masih saja berjalan. Selain dapat merugikan konsumen, hal itu juga menyisakan kekhawatiran pemerintah desa. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Desa Tajur, Aja Sukarja. Ia mengaku khawatir dengan aktifitas pemasaran Perumahan Hilwa, Desa Tajur Kecamatan Citeureup yang di kelola oleh PT Detail Design Architecture. Pasalnya, terdapat tanah yang berstatus Lahan Basah (LB) dalam rencana proyek pembangunannya. "Ada area lahan yang diklaim sudah dibeli oleh pihak pengembang. Namun sebenarnya itu LB," tukasnya kepada Metropolitan, kemarin. Menurutnya, status tanah LB tak diperbolehkan untuk dibangun. Sehingga akan berbenturan pada proses...
Pupuk Langka, Dinas Tanaman PanganHortikultura dan Perkebunan Cuek

Pupuk Langka, Dinas Tanaman PanganHortikultura dan Perkebunan Cuek

Bogor Timur
CITEUREUP - Krisis pupuk tampaknya bukan hanya di wilayah Kecamatan Babakanmadang, tetapi meluas di semua kecamatan di wilayah timur Kabupaten Bogor. Sungguh fenomena yang sangat tidak dapat dimengerti oleh para petani, disaat dibutuhkan pupuk menghilang kalaupun ada harganya meroket. Alhasil dimasa tanam saat ini banyak para petani memilih tidak menanam padi. Kepala UPT Pertanian Babakanmadang Ira Purwaningsih menjelaskan saat ini memang pupuk langka, dirinya sudah laporkan ke Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor. "Saya sudah laporkan tentang kelangkaan pupuk keatasan saya, kalau terkait distribusi dan harga pupuk yang mahal tanyakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor. Kalau saya tidak megurusi harga pupuk,” terangnya. "Saat ini saya lagi s
Kades Cibadak Gratiskan Pengurusan Surat Tanah

Kades Cibadak Gratiskan Pengurusan Surat Tanah

Bogor Timur
SUKAMAKMUR - Permasalah tapal batas tanah milik warga adalah permasalahan klasik yang selalu muncul dipublik. Dimana sering terjadi sengketa atas kepemilikan tanah dengan saling klaim dimana kepemilikan tanah mengacu pada surat-surat yang ada. Masyarakat yang kalah dalam sengketa tanah yang diperebutkan karena tidak dapat menunjukan bukti otentik berupa surat atau akta kepemilikan tanah. Terkait hal tersebut Kepala Desa Cibadak Kecamatan Sukamakmur H.Ulung memberikan jasa pengurusan surat tanah kepada masyarakat Desa Cibadak dengan gratis. " Warga  Desa Cibadak saat ini kita buatkan akta  tanah atau AJB. Semua biaya ditanggung kepala desa, sudah ada 1600 KK yang kita buatkan aktanya. Sisanya 100 KK akan kita buatkan,” jelasnya kepada Metropolitan, kemarin. Ia mengaku, program pembuata
PUPUK  MAHAL,  PETANI  TERANCAM  TAK  BISA TANAM PADI

PUPUK MAHAL, PETANI TERANCAM TAK BISA TANAM PADI

Bogor Timur
BABAKANMADANG - Para petani di Kecamatan Babakanmadang meradang bahkan terancam tidak akan bertanam padi di masa tanam saat ini. Pasalnya kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk cukup membebani para petani. Salah satu petani yang berasal dari Kampung Wangun Karang Tengah Parjio (48) mengatakan, pada musim tanam kali ini kemungkinan petani tidak akan menanam padi. Pasalnya harga obat mahal ditambah harga pupuk jenis urea mahal dan langka. "Untuk mengolah sebidang sawah sekali tanam seluas satu hektar diperlukan biaya 7,5 juta. Kalau harga pupuknya saja mahal, kami pasti akan bertambah rugi. Harga pupuk jenis urea 3000 perkg satu hektar diperlukan 250 perkg. Setiap kali panen kami selalu saja merugi," ujarnya kepada Metropolitan, kemarin. Ia mengaku tidak tahu mengapa begitu sulitnya me...
Baru Dibangun, Bendungan Cigarugui tak Berfungsi

Baru Dibangun, Bendungan Cigarugui tak Berfungsi

Bogor Timur
JONGGOL - Bendungan Cigarugui di Kecamatan Jonggol baru saja selesai dibangun. Tapi sayang bendungan yang dibutuhkan untuk mengaliri sawah milik petani, tak bisa berfungsi sebagai mestinya karena bangunannya kurang tinggi. Camat Jonggol Beben membenarkan di Kecamatan Jonggol telah dibangun Bendungan Cigarugui. Tetapi bendungan tersebut tidak berfungsi, karena kurang tinggi dan salah konstruksinya, sehingga air tidak naik. "Bendunganya kurang tinggi, bendunganya lebih rendah dari saluran irigasinya. Bagaimana air akan mengalir, harusnya saluran irigasi di bawah bendungan. Jadi bendungan itu sia sia tidak dapat digunakan,” paparnya kepada Metropolitan, kemarin. Ia mengungkapkan, pembangunan bendungan Cigarugui berlokasi Desa Sukajaya, pembangunanya menggunakan dana APBD Kabupaten Bogor
Dishub Janji Sediakan Bus Sekolah

Dishub Janji Sediakan Bus Sekolah

Bogor Timur
SUKARAJA - Ratusan pelajar sekolah di SMPN 2 Sukaraja yang harus berjalan kaki hingga 4 kilometer, karena tidak ada trayek yang melintasi sekolahnya, ditanggapi Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi. Dudi -sapaanya- mengatakan, bahwa trayek angkutan kendaraan dari Kandang Roda- Sentul dan sebaliknya sebenarnya sudah ada. Trayeknya angkutan kota 44A Jurusan Kandang Roda- Babakanmadang. Trayeknya sudah tertuang di Perbub 27 tahun 2013 tentang kategori trayek angkutan kota. Trayek 44A termasuk dalam Kategori 3 yaitu kategori dari pangkalan ke pangkalan. " Trayeknya sudah ada 44A Kandang Roda – Babakanmadang, yang tidak ada itu operatornya, jadi tinggal operatornya saja. Kalau ada operatornya yang mau ya silakan kita akan bantu agar trayek tersebut dapat h
HARGA BERAS MELONJAK, OMZET  PEDAGANG  ANJLOK

HARGA BERAS MELONJAK, OMZET PEDAGANG ANJLOK

Bogor Timur
JONGGOL -Walaupun menjadi daerah yang swasembada beras. Warga di Kecamatan Jonggol ternyata juga tetap dirugikan atas kenaikan harga beras yang saat ini meroket. Pasalnya beras di pasar kerap kali dijadikan warga untuk bahan campuran. Warga Desa Singajaya Eneng Maesyaroh (29) mengatakan, kenaikan beras cukup memberatkan dirinya, lantaran, untuk menikmati beras layak, dirinya harus membeli beras dengan harga Rp 12 ribu perliter. "Dulu beli yang 10 ribu sudah bagus. Sekarang yang benar-benar bagus harganya sampai 15 ribu," tukasnya. Ia mengaku, biasa membeli beras pada petani langsung. Tak jarang pula, ia memilih untuk membeli gabah kering untuk mendapat beras yang layak. "Kalo beli di petani pasti bagus. Tapi tetap butuh beras warung untuk campuran," ucapnya. Ia menjelaskan, saat ini ...
Gara-gara Legalkan  PKL, Kepsek Dipanggil Kecamatan

Gara-gara Legalkan PKL, Kepsek Dipanggil Kecamatan

Bogor Timur
CITEUREUP - Pasca banyaknya aduan orang tua murid terhadap kinerja kepala sekolah yang melenceng dari aturan, mulai dari dugaan banyaknya laporan pungli, laporan fiktip penggunaan dana BOS, penyalahgunaan area sekolah yang dijadikan objek PKL dan ruko. Terkait hal tersebut Kecamatan Citeureup mengumpulkan semua kepala sekolah Dasar Negeri se Kecamatan Citeureup. Sekcam Citeureup Farid Maruf membenarkan, dirinya mengumpulkan semua kepala sekolah SDN se - Kecamatan Citeureup untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada semua kepala sekolah agar tidak melakukan suatu tindakan yang nantinya akan merugikan dirinya sendiri dan institusi. " Saya hanya dapat mengingatkan kepada semua kepala sekolah agar tidak melakukan suatu tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan mencoreng institusi. J...