News, Sport and Lifestyle

Bogor Utara

Kinerja Penyedia Jasa Disorot

Kinerja Penyedia Jasa Disorot

Bogor Utara
KEMANG – Banyaknya keluhan dari masyarakat terhadap kinerja penyedia jasa proyek infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Bogor ternyata bukan isapan jempol belaka. Informasi yang dihimpun, kekecewaan atas lambat dan mangkraknya pekerjaan hingga jeleknya kualitas hasil pekerjaan sering disuarakan warga. Hal ini bisa dilihat dari beberapa proyek tender yang dilakukan di wilayah utara Kabupaten Bogor. Di antaranya peningkatan jalan Cicangkal-Maloko di Kecamatan Rumpin, Jalan Rawakalong-IA Gunungsindur JASA di Kecamatan Gunung Sindur dan Hambulu–Nagrok di Kecamatan Kemang. Ketua Pusat Kajian Tata Kelola Pemerintahan dan Korupsi (Pukat KPK) Ruhyat Sujana menegaskan, semua masalah klasik ini terus terjadi setiap tahun di tataran hilir akibat sistem dan prosedur yang memang rusak
Sampah Menggunung Gagalkan Pemkab Raih Adipura

Sampah Menggunung Gagalkan Pemkab Raih Adipura

Bogor Utara
PARUNG - Wajar jika Kabupaten Bogor tidak mendapatkan piala Adipura tahun ini. Jalan Raya Kemang - Parung yang merupakan jalan provinsi masih terlihat sampah menumpuk bak TPS saja. Minim tempat sampah, warga pun membuang sampah di pinggir jalan, menumpuk dan mengganggu pemandangan. Sebagian masyarakat menyampaikan rasa kekecewaan. Pemkab Bogor seperti tak mampu menangani sampah di wilayah Kecamatan Kemang, Parung, yang terparah sampah menumpuk dan sudah membusuk disamping pasar baru Parung, di Desa Waru, Kecamatan Parung. Menurut warga sekitar, Toni Saputra (45) mengatakan, keberadaan sampah yang menumpuk akibat minimnya tempat pembuangan sampah dan juga bak sampah di sekitar pemukiman dan jalan. Sehingga masyarakat tidak memiliki pilihan lain. “Banyak warga lain yang membuang sampah
Pemdes Pamegarsari Garap Enam Proyek Infrastruktur

Pemdes Pamegarsari Garap Enam Proyek Infrastruktur

Bogor Utara
PARUNG – Program Dana Desa (DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam percepatan pembangunan infrastruktur di pedesaan, kini manfaatnya mulai dirasakan warga. Seperti halnya Pemerintah Desa (Pemdes) Pamegarsari, Kecamatan Parung yang terus berbenah untuk membangun infrastruktur jalan desa secara terukur dan berkesinambungan. “Alhamdulillah, kami sedang membangun jalan desa dengan dihotmiks,” kata Kepala Desa (Kades) Pamegarsari Akhmad Djamaludin. Dia berharap warga dan desanya menjadi yang terbaik dan termaju. Sementara itu, Kaur Pembangunan Desa Pamegarsari Saepudin menerangkan, proyek pembangunan jalan tersebut bersumber dari DD tahap kedua dengan total anggaran untuk infrastruktur Rp323 juta. “Program DD yang merupakan anggaran rutin dari pemerintah pus
Beri Pemahaman Tentang Pentingnya Jaga Kebersihan

Beri Pemahaman Tentang Pentingnya Jaga Kebersihan

Bogor Utara
”SAYA menyambut baik dengan sosialisasi Bank Sampah ini, karena selama ini warga kesulitan dalam menangani sampah, dengan adanya sosialisasi ini kesulitan warga dalam menangani sampah dapat tertangani dengan baik. Selama ini warga berusaha menangani sampah dengan adanya Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling) yangmasih berjalan hingga sekarang,”ujar Kepala Desa Citayam Ma’mun Murod kepada Metropolitan. Sementara Kasie Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Aan Sugar mengatakan, dengan adanya sosialisasi warga Kabupaten Bogor dapat memilah sampah baik itu sampah Kebersihan organik ataupun non organik. “Setelah dipisah oleh masyarakat sampah itu akan berkurang maka beban angkut akan semakin sedikit sehingga mengurangi gundukan di tempat pembuangan sampah,”kata Aan
Kanit Patroli Sukses Ternak Bebek

Kanit Patroli Sukses Ternak Bebek

Bogor Utara
GUNUNGSINDUR - Iptu Iman Budiman (45) seorang Kanit Patroli di Polsek Gunungsindur, tak menyangka ketularan bisnis bebek hingga sukses seperti sekarang. Di kawasannya berpatroli banyak warga yang beternak bebek,lama kelamaan dia tertarik dan menjajal beternak bebek. ”Ternyata enggak ribet, sekali patroli tanya-tanya langsung belajar beternak 500 ekor bebek,”ujarnya di acara Peluncuran Wirausaha Mantap Sejahtera dari Bank Mantap di Rumah Mandiri Inkubator Bisnis, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Iman mengawali bisnis bebek di 2016,saat itu, ia merogoh Rp 20 juta untuk pengadaan kandang, bibit, dan fasilitas peternakan lainnya. Dalam 45 hari bebek anakan peliharaan telah menjadi bebek dewasa dengan berat hingga 2 kilogram perekornya. Dia pun mendulang panen dan menjual 500 bebek tersebut
Sampah Menumpuk di Jalan Menuju Kantor Bupati Bogor

Sampah Menumpuk di Jalan Menuju Kantor Bupati Bogor

Bogor Utara
BOJONGGEDE – Dua hari tak diangkut,Jalan Bambukuning, Kecamatan Bojonggede, mirip tempat pembuangan sampah. Betapa tidak, sedikitnya ada lima titik tumpukan sampah di jalan tersebut. Akses yang menghubungkan wilayah Bojonggede dengan kantor bupati Bogor itu pun bau menyengat.”Setahu saya dari kemarin nggak ada yang angkut, makanya banyak sekali,” ujar seorang warga, Wahyudin (34), kepada wartawan, baru-baru ini. Wahyudin berharap pemkab segera mengangkut tumpukan sampah yang mulai berserakan hingga badan jalan itu. ”Kalau dibiarkan sampai besok kayaknya jalanan bisa ketutup sampah semua,” katanya. Sementara hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kepala UPT Kebersihan wilayah Cibinong Usep Supriatna terkait tumpukan sampah yang hingga sore hari belum terangku
Galian Tanah Di Kalisuren Bakal Ditutup

Galian Tanah Di Kalisuren Bakal Ditutup

Bogor Utara
TAJURHALANG – Keluhan warga ter­kait keberadaan galian tanah merah di Kampung Jampang, RW 10, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, langsung ditang­gapi Satuan Polisi Praja (Satpol PP) Keca­matan Tajurhalang. Bahkan dalam waktu dekat, polisi penegak perda itu berjanji akan menutup galian tersebut. Kasi Trantib Kecamatan Tajurhalang Endra mengaku sepakat dengan kasi Trantib, Kecamatan Kemang, untuk menutup galian tanah tersebut. “Memang benar galian tanah merah itu ada di Ke­camatan Tajurhalang, tetapi truk peng­angkut tanahnya melintasi jalan di Ke­camatan Kemang,” ungkapnya kepada Metropolitan, kemarin. Endra menjelaskan, langkah penutupan itu dilakukan selain meresahkan warga, juga merusak infrastruktur jalan. “Se­mentara pihak galian belum berkoordi­nasi dengan kecamatan,” ungkapny
Pembatasan Jam Operasional Tronton Kembali Ditegakkan

Pembatasan Jam Operasional Tronton Kembali Ditegakkan

Bogor Utara
PARUNGPANJANG - Tim gabungan pembatasan jam operasional truk tron­ton di Jalan Parungpanjang-Bunar me­masang spanduk tanda pemberhentian kendaraan saat jam operasional berlangs­ung. Titik pemberhentian berada di dua lokasi, yakni depan SMAN 1 Parungpan­jang dari arah Bunar dan di perbatasan antara Kabupaten Bogor dengan Kabu­paten Tangerang di Desa Cirarab, Keca­matan Legok. ”Pengaturan jam tayang truk tronton dimulai dari Desa Jagabaya, tepatnya depan SMAN Parungpanjang dan di titik perbatasan dengan Kabupaten Tangerang,” ujar Danpospam Dishub wilayah Parung­panjang Suwardi saat dihubungi Metro­politan, kemarin. Suwardi menjelaskan, ada perubahan pengaturan dari titik pemberhentian. Namun untuk jam tayang masih tetap, tidak ada perubahan, yakni pukul 06:00 hingga 09.00 WIB dan pukul 1
Proyek Bangunan SDN 03 Kertayaja tidak Transparan

Proyek Bangunan SDN 03 Kertayaja tidak Transparan

Bogor Utara
RUMPIN – Bangunan renovasi SDN Kertajaya 03 di Desa Mekarsari, Keca­matan Rumpin, menuai pertanyaan warga. Sebab, pemborong proyek terse­but dinilai tidak transparan karena tidak memasang plang proyek. Kepala SDN 03 Kertajaya Kurniasih mengatakan, bangunan SDN Kertajaya 03 dibangun CV Sumber Rezeki dengan anggaran sekitar Rp17 juta. “Memang beberapa ruangan kelas tidak ada keramik dan plafon atas, makanya sekarang sedang dibangun. Kalau soal anggaran saya tidak tahu persis,” ujarnya kepada Metropolitan, kema­rin. Sedangkan seorang pegawai yang eng­gan namanya dikorankan mengaku hanya bekerja memasang plafon, ke­ramik dan pengecatan. “Saya tidak tahu-menahu soal anggaran, saya cuma kerja,” tuturnya. Sementara itu, staf seksi pembangu­nan Kecamatan Rumpin Nurul Ahyar mengungkapkan, pela
Pasrah dan Berharap Ada yang Peduli

Pasrah dan Berharap Ada yang Peduli

Bogor Utara
METROPOLITAN - Asmariah (21) warga Kampung Gintung RT 15/05 Desa Gintung Cilejet Kecamatan Parungpanjang harus tergolek lemas tak berdaya di atas tempat tidurnya. Perempuan yang akrab dipanggil Riah ini, menderita kanker kelenjar getah bening stadium awal, sudah sejak dua bulan terakhir. Awalnya, Riah mengaku tidak tahu di­rinya mulai terserang penyakit ganas ini. Dia hanya mulai merasakan sakit yang tidak tertahan itu sejak dua bulan silam. Dia lalu memeriksakan diri ke dokter hingga kemu­dian di diagnosa menderita kanker kelenjar getah bening di rumah sakit umum Ad­jidarmo Rangkasbitung, Lebak Banten. “Saat pertama kali periksa ke dokter, saya langsung divonis mengidap kanker kelenjar getah bening. Itu dua bulan lalu, di Rumah Sakit Umum Adjidarmo Rangkasbitung, Lebak Banten,”ungkapn
Permukaan Aspal Proyek Jalan Kemang-Rancabungur Kasar

Permukaan Aspal Proyek Jalan Kemang-Rancabungur Kasar

Bogor Utara
KEMANG - Proyek peningkatan jalan Kemang - Rancabungur dengan angga­ran APBD Kabupaten Bogor sebesar Rp.2,4 miliar yang dikerjakan PT Tasaka Marina Nusantara dan Konsultan pengawas PT Laksana Desain Daya Cipta dinilai dalam pengaspalan kurang bagus. Pasalnya, permukaan hotmik dinilai sejumlah pengendara dan warga masih kasar se­hingga gampang terkelupas. ” Yang saya tahu pengaspalan dengan hotmik ini permukaannya lembut tapi kok ini malah kasar, jadi seperti tidak tertutup. Jika begini kan gampang rusak, padahal untuk mendapatkan perbaikan jalan ini melalui proses panjang yang dikawal melalui ajuan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan, bahkan sampai tingkat kabupaten. Saya sih ti­dak tahu kualitas hotmik ini jelek atau bagus tapi dari kasta mata kasar,