News, Sport and Lifestyle

kriminal

Dikira Korban Begal ternyata Ditusuk Pria Gay

Dikira Korban Begal ternyata Ditusuk Pria Gay

kriminal
METROPOLITAN.ID – Lantaran sakit hati tak dibayar saat diajak bercinta sesama jenis, MJ alias Bray menusuk Ade alias Dede (30) di kawasan MM 2100 Cikarang, Bekasi. Penusukan ini terjadi pada Sabtu (7/5). Awalnya Ade mengajak bertemu Bray di sekitar TKP, Kampung Nambo RT 12/06, Jalan Aru, kawasan MM 2100, Desa Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan, pada pukul 20:00 WIB. Di TKP tersebut, Ade mengajak Bray melakukan aktivitas seksual dengan dijanjikan imbalan Rp1 juta. “Imbalan diberikan secara bertahap. Dijanjikan Rp200.000, namun uang belum diberikan, lalu korban karena merasa sakit hati terpaksa menerima ajakan pelaku (melakukan aktivitas seksual),” jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. Saat mereka melakukan aktivitas seksual, Bray dalam keadaan berjongkok
Wah, Meja Korban Pembunuhan dan Perkosaan Selalu Basah

Wah, Meja Korban Pembunuhan dan Perkosaan Selalu Basah

kriminal
METROPOLITAN.ID - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun siswi SMP 5 Satu Atap Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejanglebong, meninggalkan cerita mistis. Kini teman-teman satu kelas Yuyun merasakan keanehan pada bekas meja almarhumah di sekolah tersebut yang selalu terlihat lembap dan basah. Awalnya teman-teman Yuyun menganggap bangku paling depan sebelah kiri persis di dekat pintu masuk kelas itu basah karena air. Mereka pun mengelapnya agar kering. Namun setelah dilap, meja itu kembali basah. ”Begitu seterusnya,” kata teman Yuyun, Rima. Karena takut, akhirnya meja bertuliskan “Yuyun” itu disimpan di gudang dan diganti dengan yang baru. Meski telah diganti baru, tapi siswa di kelas itu tidak ada yang berani menduduki lantaran takut. Keanehan pada meja Yuyun, menurut Rima, dir
Anak Syok Saksikan Ibu Gantung Diri di Rumah

Anak Syok Saksikan Ibu Gantung Diri di Rumah

kriminal
METROPOLITAN.ID – Ara (58) warga Kampung Garung, Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, ditemukan tewas di ruang tengah rumahnya, kemarin. Mayat korban pertama kali ditemukan sang anak, Atih. Kepala Sub Bagian Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitena mengatakan, Ara ditemukan sudah tergantung dengan seutas tali tambang berwarna biru di kediamannya. Atih pun terkejut menyaksikan tubuh ibundanya tergantung dan tak bernyawa. Atih yang panik kemudian memberitahukan warga sekitar dan melapor ke polisi. “Petugas Polsek Jonggol segera tiba di rumah korban untuk melakukan identifikasi,” kata Ita, kemarin. Dari keterangan Atih, korban sering sakit-sakitan dan memiliki riwayat batuk menahun serta darah tinggi. “Dari keterangan sementara, korban tak memiliki permasalahan dengan kelu
Satgas Gadungan Rampas HP Pelajar

Satgas Gadungan Rampas HP Pelajar

kriminal, Metro Bogor
METROPOLITAN.ID | BOGOR – Ada-ada saja yang dilakukan ER (31) untuk mengambil keuntungan sendiri. Bergaya bak anggota Satuan Tugas (Satgas) Pelajar, ER akhirnya berurusan dengan polisi. Ia terpaksa diringkus petugas Polsek Bogor Barat lantaran diduga telah merampas telepon genggam milik pelajar SMP di Kota Bogor berinisial AO (13) dan TF (13). Kapolsek Bogor Barat Kompol Indrat Riyani mengatakan, ER ditangkap Selasa (26/4) sekitar pukul 14:00 WIB di Tanjakan Sarijan, Kelurahan Gunungbatu, Kecamatan Bogor Barat. Saat itu korban sedang jalan, kemudian pelaku menghampiri dengan mengendarai sepeda motor. ER yang mengaku sebagai Satgas Pelajar menuduh kedua korban bolos sekolah. Kedua korban sempat diminta naik ke motor pelaku dan dibonceng hingga Tanjakan Sarijan. Pria itu kemudian meminta
Harry Dicelurit Gara-gara  Ribut Soal Cewek

Harry Dicelurit Gara-gara Ribut Soal Cewek

kriminal
METROPOLITAN.ID – Duel yang berujung maut antara Harry Wibawa Kusuma (22) dan temannya di jembatan gantung Ciheranginpres, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, terkuak. Dari hasil penyelidikan polisi, tragedi maut itu terjadi lantaran masalah wanita. Kapolsek Dramaga AKP Syaifuddin Gayo mengatakan, keributan antarteman itu dipicu kesalahpahaman. Menurut pengakuan tersangka, awalnya korban mendatangi kosan seorang wanita, LN yang juga teman YP. Namun di kosan itu lampu dimatikan dan pelaku tidak senang lalu menegur korban hingga berujung keributan. Gayo menjelaskan, saat ini masih dalam proses penyelidikan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. Setelah berkas lengkap, kata Gayo, baru bisa dilakukan reka ulang. “Kami masih menangani kasus ini,”
Adu Celurit, Satu Tewas

Adu Celurit, Satu Tewas

Berita Utama, kriminal
METROPOLITAN.ID | Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Harry Wibawa Kusuma (22) dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Warga Kampung Ciheranginpres, RT 01/06 ini tewas kehabisan darah setelah adu celurit dengan temannya, YYP (23) pada Minggu (1/5) dinihari. Keributan Harry dan YYP yang berujung kematian itu dipicu akibat saling ejek yang terjadi di Jembatan Gantung Ciheranginpres sekitar pukul 01:30 WIB. Harry menderita luka bacok pada bagian betis kaki sebelah kanan saat berkelahi dengan YYP, warga Kampung Ciheranginpres, RT 05/06. Korban yang terluka cukup parah itu sempat dibawa keluarga ke Rumah Sakit Medika Dramaga sekitar pukul 04:30 WIB, namun nyawa korban tak tertolong. Orang tua korban, Endit me­nu­turkan, keluarga sangat ter­kej

Duh, Potongan Tulang Bayi Ditemukan di Septic Tank Klinik Aborsi

kriminal
METROPOLITAN.ID - Petugas Satreskrim Polres Bekasi Kota membongkar septic tank yang terdapat di Klinik dr JB di Jalan Ir H Juanda, Kota Bekasi, kemarin. Dari septic tank itu ditemukan potongan tulang yang diduga tulang bayi. ”Disedot septic tank-nya dan ditemukan ada sejumlah potongan tulang kecil-kecil yang diduga tulang manusia,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Bekasi Kota Iptu Puji Astuti. Potongan tulang kecil itu kemudian diamankan polisi sebagai barang bukti dan selanjutnya dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk diteliti. Selain membuka praktik aborsi, klinik itu juga memberikan obat-obatan peluntur janin. Sejumlah obat-obatan yang ditemukan di gudang lantai 3 ternyata telah kedaluwarsa. Bahkan, polisi juga menetapkan lima karyawan klinik sebagai ters
Mayat tanpa Kepala dan Tangan Dibuang di Kepulauan Seribu

Mayat tanpa Kepala dan Tangan Dibuang di Kepulauan Seribu

kriminal
METROPOLITAN.ID – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengenaskan di Pulau Karang Beras Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepuluan Seribu Selatan, kemarin. Kondisi mayat yang diduga korban mutilasi itu tanpa kepala dan kedua tangan. Informasi yang dihimpun, mayat ditemukan Nurjan (45) warga Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Tidung. Saat itu ia sedang membersihkan pinggir Pantai Pulau Karang Besar Kecil. Tiba-tiba Nurjan terkejut melihat gundukan mencurigakan. Awalnya, Nurhan mengira jika gundukan itu mayat sampah. Namun karena penasaran, ia berusaha mendekat dan ternyata sosok mayat manusia yang sudah membusuk tanpa kepala dan kedua tangannya pun tidak ada. Nurjan pun langsung memberitahu warga sekitar dan segera melaporkannya ke Polsek Kepulauan Seribu Selatan. Sejumla
Melani, Keponakan Menteri Kabur dari Lapas

Melani, Keponakan Menteri Kabur dari Lapas

kriminal
METROPOLITAN.ID – Seorang narapidana alias napi wanita, Melani (26), kabur saat sedang mendapat tugas bersih-bersih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung. Melani sempat ’menghipnotis’ Kalapas lantaran mengaku keponakan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Kepala Lapas Wanita Sukamiskin Surta Duma mengatakan, Melani dihukum pidana satu tahun enam bulan dari tahun 2015 di Pengadilan Negeri Bandung. “Kasusnya Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” kata Surta, kemarin. Meski disidangkan di PN Bandung, Melani berasal dari Jakarta. ”Lahir di Medan, alamat rumanya di Grogol, Jakarta. Tapi perkaranya di Bandung,” imbuhnya. Saat ini Melani sudah diburu polisi. Padahal, wanita berkacamata itu akan bebas 2 Mei 2016 mendatang. Saat kabur, Melani sedang menjalani asimil
Diiming-iming Permen dan Uang, Korban Dicabuli Tetangga

Diiming-iming Permen dan Uang, Korban Dicabuli Tetangga

Bogor Utara, kriminal
METROPOLITAN.ID - Entah apa yang ada di pikiran seorang pria berusia 26 tahun bernama Rafi alias Abeng (26) warga Kampung Pangkalan, Desa Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Abeng diduga nekat melakukan aksi pencabulan terhadap tetangganya sendiri yang masih di bawah umur yaitu MAR (3) dan FM (8). Aksi bejadnya terjadi ketika dua bocah belia itu sedang bermain di depan rumah Rafi. Rafi memaksa korban masuk ke dalam rumah dengan cara diiming-imingi main dan uang. Saat di dalam kamar Rafi membuka baju korban dan dipaksa melayani nafsu pelaku. Saat pulang ke rumah, sang anak menceritakan apa yang dilakukan pelaku. Mendengar pengakuan anaknya, ibu korban NL terkejut dan tidak terima. Ia pun melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat, K...
Stres, Jessica Kopi Maut Dibawa ke Rumah Sakit

Stres, Jessica Kopi Maut Dibawa ke Rumah Sakit

kriminal
METROPOLITAN.ID - Masih ingat dengan Jessica Kumala Wongso tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin? Mendekam di penjara, gadis berusia 27 tahun itu tiba-tiba dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Kuasa hukum Jessica, Hidayat Boestam mengatakan, Jessica dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluh menderita sakit saat berada di ruang tahanan Polda Metro Jaya. ”Saya hubungi agar dirujuk ke rumah sakit yang kita inginkan. Namun, pihak kepolisian membawanya ke RS Polri untuk pemeriksaan,” kata Hidayat. Usai diperiksa, lanjut Boestam, Jessica ternyata hanya mengalami pegal. ”Semalam mamanya temenin. Perlu baluran minyak kayu putih atau balsem,” kata Hidayat. Selain sakit, lanjutnya, Jessica juga dikabarkan turun kembali berat badannya. Hal itu dialami Jessica lant