News, Sport and Lifestyle

Sukabumi Plus

Warga Keluhkan Jalan  Ke Tiga Desa Rusak Parah

Warga Keluhkan Jalan Ke Tiga Desa Rusak Parah

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Warga Kabupaten Sukabumi mengeluhkan jalan menuju tiga desa di Kecamatan Cikakak, Kabupa­ten Sukabumi, yang rusak parah. Sebab, jalan yang merupakan akses warga tiga desa menuju pusat kota tersebut, selama bertahun-tahun dibiarkan rusak. Erwin, warga setempat mengatakan, kurang le­bih tiga kilometer jalan yang melalui Desa Margalaksana, Sinaresmi dan Rido­galih kondisinya rusak. Jalan ini sudah lama rusak, namun hingga kini belum juga ada perbaikan dari pemerintah. Erwin mengungkapkan, dengan kondisi jalan yang rusak ini, warga merasa priha­tin dan kasihan kepada para pengemudi, khususnya pengendara sepada motor dan pejalan kaki yang melintas di jalan terse­but. Sebab, kenyamanan mereka sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak. “Jalan itu penuh lubang, masih be­ba
Dihantam Puting Beliung, Rumah Warsiti Porak-poranda

Dihantam Puting Beliung, Rumah Warsiti Porak-poranda

Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Satu unit rumah di Kampung Cigadog, RT 07/03, Desa Ten­jolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, porak-poranda dihantam pu­ting beliung, Selasa (4/7) pukul 13:00 WIB. Hasil informasi dari petugas Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabu­paten Sukabumi Yana Suryana, akibat hujan deras dan angin kencang itu, rumah milik Warsiti (59) rusak parah. ”Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13:00 WIB saat hujan disertai angin kencang menghantam wilayah Kecamatan Cicurug dan sekitarnya,” kata Yana Suryana kepada Metropolitan, Kamis (6/7). Menurut Yana, akibat peristiwa tersebut, rumah milik Warsiti, warga Kampung Ci­gadog, Desa Tenjolaya, itu langsung men­galami kerusakan cukup parah. Genteng dan puing-puing rumahnya beterbangan dihempas angin. ”Beruntung tidak ada korban
Ketua DPRD Ajak Seluruh Anggotanya Bekerja Maksimal

Ketua DPRD Ajak Seluruh Anggotanya Bekerja Maksimal

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Ketua Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupa­ten Sukabumi HM Agus Mulyadi menga­jak seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi bekerja maksimal demi men­dukung pemerintah daerah ke depan. Hal tersebut disampaikan HM Agus Mulyadi saat menggelar halal bihalal pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi di aula Pendopo Sukabumi, Rabu (5/7). ”Dalam momen halal bihalal ini, saya mengajak seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi ke depannya be­kerja maksimal demi mendukung pe­merintah daerah,” kata Agus saat sam­butan. Momen seperti ini sangat tepat, selain dapat bersilaturahmi juga dapat saling berkomunikasi dan meningkatkan rasa kebersamaan antara seluruh anggota DPRD. Terlebih kebersamaan dengan aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. ”Jadikan silaturahmi ini se­bagai
Yayasan Syariat Islam Nurul Hasanah Ingin Dirikan Perguruan Tinggi

Yayasan Syariat Islam Nurul Hasanah Ingin Dirikan Perguruan Tinggi

Sukabumi Plus
Ketua Yayasan Syariat Islam Nurul Hasanah (Yasin) sebagai penyelenggara pendidikan yang mengelola Play Group Raudhatul Atfal, Taman Kanak-Kanak, MDTA, SMP IT dan SMK IT, MU Sobandie, berencana mendirikan perguruan tinggi di yayasannya. Menurutnya, rencana dan harapannya itu mudah-mudahan terlaksana. Hal tersebut seiring jumlah siswa yang tengah diasuhnya sudah mencapai hampir seribu siswa. ”JUMLAH ini menjadi peluang baik un­tuk mendukung yayasan kami ini ke de­pannya untuk mendirikan perguruan tinggi,” ujar MU Sobandie yang diketahui menjabat anggota Komisi I DPRD Kabu­paten Sukabumi dari Fraksi Partai Nasdem. MU Sobandie mengaku memiliki program prioritas untuk mengelola lembaga pen­didikan secara profesional. Ia pun termo­tivasi warga Desa Loji, terutama enam RT yang ikut berperan
Rumah Bertingkat Milik Iyep Ludes Terbakar

Rumah Bertingkat Milik Iyep Ludes Terbakar

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Rumah tingkat milik Iyep Saepulloh (62) di Kampung Sukamanah, RT 01/06, Desa/Kecama­tan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ter­bakar pada Rabu (5/7). Akibatnya, rumah permanen dua tingkat itu men­galami kerusakan karena hangus ter­bakar. Api dapat dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diturunkan ke lokasi. ”Tidak ada korban jiwa dalam keba­karan tersebut. Diduga api berasal dari korsleting listrik dan mengaki­batkan rumah dua tingkat milik Iyep Saepulloh hangus terbakar,” kata pe­tugas Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Kabupaten Su­kabumi Yana Suryana, Kamis (6/7). Menurut Yana, saat menerima lapo­ran kejadian kebakaran, pihaknya langsung menuju rumah milik Iyep itu. Penanganan sementara langsung dilakukan koordinasi dengan damkar. Api langsung d
Volume Sampah Di Kota Sukabumi Melonjak

Volume Sampah Di Kota Sukabumi Melonjak

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Selama Ramadan dan Idul Fitri 1438 Hijriah, volume sampah di Kota Sukabumi melonjak sekitar 30 ton dari hari biasanya. Lon­jakan sampah itu terjadi dari Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan. Sebab, ba­nyak bermunculan pedagang kelapa muda yang memicu meningkatkan sampah sabut kelapa. Lonjakan sampah sabut kelapa ba­hkan mencapai tiga kali lipat. “Jadi yang menonjol itu justru sampah sa­but kelapa. Itu yang memang kami tidak tahan. Kalau biasanya misalkan hanya sepuluh butir, melonjak men­jadi 20 hingga 30 butir setiap hari selama Ramadan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Suka­bumi Adil Budiman, kemarin.  Meski terjadi lonjakan, tidak terjadi penumpukan, begitu juga dengan sampah rumah tangga. Selain kesiga­pan petugas, juga dipengaruhi ba­nyaknya warga yang meman
BPBD Pastikan Kebakaran Di Ciemas Akibat Korsleting Listrik

BPBD Pastikan Kebakaran Di Ciemas Akibat Korsleting Listrik

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Ka­bupaten Sukabumi memastikan bahwa peristiwa kebakaran sebuah Madrasah Diniyah (MD) Raudatul Jannah di Kam­pung Sirnajaya, RT 01/04, Desa Me­karjaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, pada Sabtu (1/7) lalu, diduga akibat korsleting listrik. Hal tersebut disam­paikan petugas BPBD Kabupaten Su­kabumi Yana Suryana dalam siaran persnya kepada Metropolitan, Selasa (4/7). ”Kami memastikan bahwa keba­karan MD Raudatul Jannah yang ter­jadi sekitar pukul 09:00 WIB itu di­duga akibat korsleting listrik,” kata Yana. Yana mengungkapkan, saat peris­tiwa itu terjadi tidak ada tanda-tan­da adanya ledakan dari tabung gas ataupun yang lainnya. Saat ini kami memastikan bahwa kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting list­rik sehingga menghanguskan
CEMBURU, SEKDES MINTA GAJI KE-13

CEMBURU, SEKDES MINTA GAJI KE-13

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Gaji ke-13 yang digelontorkan pemerintah kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun instansi lainnya setiap tahun, khususnya jelang Hari Raya Idul Fitri, ternyata mengundang kecemburuan sosial bagi pegawai pemerin­tahan di tingkat desa. Mereka berharap memperoleh gaji tambahan tersebut. “Kenapa gaji ke-13 dan ke-14 yang dikucurkan pemerintah hanya bagi PNS saja, kenapa tidak sampai ke pegawai seperti kami ini yang ada di desa?” keluh Sekretaris Desa (Sekdes) Cisarua, Kecamatan Nagrak, Yan Victor, kepada Metropolitan. Menurut Victor, kondisi ter­sebut menimbulkan kecem­buruan akibat tidak mendapat hak yang sama. Padahal, pendapatan pegawai pemerin­tahan di tingkat desa sangat minim, bahkan di bawah Upah Minimum Re­gional (UMR). “Kenapa mereka dapat, tapi kami tidak? Apakah m
Pengelolaan Wisata Di Kabupaten Sukabumi Dievaluasi

Pengelolaan Wisata Di Kabupaten Sukabumi Dievaluasi

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Sukabumi sepertinya kembali melakukan evaluasi terhadap pengelolaan wisata di wilayah Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, setelah sebe­lumnya mendapat kritikan dari berbagai kalangan pemerhati pariwisata. Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dodi Somantri menyam­paikan, kritikan dan saran dari berbagai pihak terkait pelayanan kepada wisata­wan ini harus ditanggapi positif dan dijadikan motivasi untuk melakukan perbaikan. ”Masukan dan saran yang disampaikan masyarakat tentu menjadi perhatian serius Pemkab Sukabumi. Buktinya, saat ini kami langsung melakukan rapat eva­luasi wisata dengan mengundang Kom­pepar, PHRI, HPI, Balawista, FKSD, kodim, polres, Kasat Pol-PP dan para camat,” kata Dodi Somantri usai rapat evaluasi di ruang Sekretariat
Bupati : TNI Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

Bupati : TNI Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

Sukabumi Plus
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 tahun 2017 di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, secara resmi dibuka Bupati Sukabumi Marwan Hamami. Kegiatan tersebut ditandai penyerahan pemberian sembako dan kursi roda, pengobatan gratis dan khitanan massal, Selasa (4/7). BUPATI Sukabumi Marwan Hamami dalam amanatnya berharap kegiatan TMMD bisa menjadi momentum berharga dalam mening­katkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program TMMD akan mampu memacu krea­tivitas dan prakarsa masyarakat dalam membangun desanya sendiri. ”Jadi kerja sama, sinergitas, koordinasi dan keterpaduan semua pihak ter­kait sangat diperlukan guna memperlancar suksesnya pelaksanaan TMMD,” kata Marwan. Marwan berharap semua pihak, baik un­sur TNI, Polri, unsur pemerintah daerah maupun seluruh komponen mas
Pembangunan Sman 1 Cidahu Tunggu Sk Bpn

Pembangunan Sman 1 Cidahu Tunggu Sk Bpn

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - SMA Negeri 1 Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupa­ten Sukabumi, merupakan sekolah rintisan sejak 2014-2015. Kondisinya kini masih menumpang di SDN Pon­dokkaso Tonggoh. PLT Kepala SMA Negeri 1 Cidahu H Mamat menjelas­kan, penetapan sekolah rintisan itu sesuai Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor: 421/16884-Set Disdik tentang Penetapan SMA Negeri 1 Cidahu, Ka­bupaten Sukabumi. ”SK ini untuk pe­merataan kesempatan memperoleh bagi peserta didik, jenjang pendidikan menengah, yang perlu didirikan SMA negeri yang diselenggarakan Pemerin­tah Daerah Provinsi Jawa barat,” kata Mamat kepada Metropolitan, Selasa (4/7). Menurut dia, pendirian atau pem­bukaan satuan pendidikan baru SMA negeri merupakan urusan konkuren (kewajiban, red) Pemerintah Provinsi Jaw