News, Sport and Lifestyle

Nasional

DKP Dorong Realisasi Penggunaan TPAS Nambo

DKP Dorong Realisasi Penggunaan TPAS Nambo

Jabar Plus
CIBINONG – Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga di wi­layah Barat, Kabupaten Bogor, seluas 34,4 hektare ditengarai melebihi kapa­sitas. Dalam sehari, pengiriman sampah mencapai 438 ton. Untuk itu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Ka­bupaten Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Depok terus mendorong dan mengirimi surat ke­pada gubernur untuk percepatan TPAS Nambo di Kecamatan Klapanunggal seluas 55 hektare untuk direalisasikan. Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Sam­pah DKP Kabupaten Bogor Dyan Heru Sucahyo menuturkan, saat ini daya tampung TPAS Galuga di wilayah Barat, Kabupaten Bogor, telah overload. “Ka­mi berharap TPAS Nambo segera di­realisasikan,” tuturnya. Pria yang akrab disapa Heru itu mengatakan, terkait dorongan dan masukan untuk direali­sasikannya TPAS Nam
DUH, KEPALA DESA DIBEGAL!

DUH, KEPALA DESA DIBEGAL!

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Seorang kepala kedusunan (kadus) Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, dihadang komplotan begal, kemarin. Korban, Ade Badri (25), ters­ungkur meski uang yang dibawanya digasak pelaku. Informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat korban hendak berangkat kerja dengan mengendarai motor sen­dirian dari rumah menuju Kantor Desa Bojongtipar. Setibanya di Jalan Cimerang, tepatnya kilometer 8 yang sepi dan ti­dak ada perumahan penduduk, tiba-tiba muncul empat lelaki tak dikenal. Korban pun dihadang pelaku yang membawa golok. ”Pas belokan depan SD Artana saya dicegat empat orang sambil mengancam. Saya tidak bisa melawannya,” kata Ade, kemarin. Ade pun tak berdaya, apalagi pelaku mengalungkan golok di lehernya dan menggasak uang Rp2,5 juta serta surat-sur
Macet Parah, Nih Kata Bupati Marwan

Macet Parah, Nih Kata Bupati Marwan

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Kemacetan yang semakin parah di Kabupaten Sukabumi dikeluhkan para pengendara. Bupati Su­kabumi Marwan Hamami mengatakan, pihaknya terus berupaya agar perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari fasilitas untuk mendukung investor. “Saya mengimbau pengusaha di Kabu­paten Sukabumi membantu kelancaran arus lalu lintas, mempersiapkan lahan yang memadai untuk pedagang yang berjualan di sekitar perusahaan, tidak tumpah ke jalan,” katanya. Perusahaan, menurut Marwan, harus menyediakan ruang yang memadai untuk angkutan umum penjemput karyawan. “Pengusaha harus berkoordinasi dengan Dinas Per­hubungan dan kepolisian untuk menga­tur kelancaran lalu lintas,” imbuhnya. Lebih lanjut Marwan mengaku kemacetan bisa mengganggu iklim investasi, terlebih pertumbuhan ekonomi semakin berk
RT/RW Harus Bentuk Satgas Perlindungan Anak

RT/RW Harus Bentuk Satgas Perlindungan Anak

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi meminta agar setiap dae­rah membentuk Satgas Perlindungan Anak di tingkat RT/RW. Langkah terse­but dilakukan untuk mempercepat penanganan kasus kekerasan terhadap anak di daerah. Pengurus RT/RW, menurut lelaki yang akrab disapa Kak Seto itu bisa dilibatkan dalam melaporkan setiap kasus keke­rasan terhadap anak ke polisi. Nantinya dalam kepengurusan RT tak hanya di­bentuk seksi kebersihan dan keamanan, melainkan ada seksi perlindungan anak. “Sehingga ketika terjadi kasus kekerasan terhadap anak bisa segera ditangani dengan cepat,” ujar Kak Seto di GOR Merdeka, Kota Sukabumi, kemarin. Kak Seto menjelaskan, Satgas Perlin­dungan Anak harus menjalin koordi­nasi dengan polisi agar proses penanga­nan kekerasan dilakuka
Selamatkan Sopir Truk dari Amukan Massa

Selamatkan Sopir Truk dari Amukan Massa

Jabar Plus, Sukabumi Plus
Unjuk rasa yang dilakukan sopir angkot trayek 32 jurusan Cidahu- Cicurug sudah berakhir. Tapi masih ada cerita yang tersisa di balik aksi yang sempat membuat heboh itu. Salah satunya kisah kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang menyelamatkan sopir dan nyaris diamuk massa. METROPOLITAN - KEPALA Desa Mekarsari Iwan Ridwan mengatakan, dirinya sempat menyelamatkan sopir dan kernet truk yang nyaris dihajar massa pada aksi yang digelar Jumat (16/9) lalu. Setelah massa membubarkan diri, tepatnya depan Balai Desa Mekarsari, kericuhan pun terjadi. Massa kemudian memecahkan kaca spion truk ekspedisi yang kebetulan berpapasan saat melintas dari arah Cidahu menuju Jakarta. Spontan, Iwan dibantu beberapa personel Polsek Parakansalak berusaha menyelamatkan sopir nahas itu da...
234 SC CIBADAK GELAR KEGIATAN OTOMOTIF

234 SC CIBADAK GELAR KEGIATAN OTOMOTIF

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Pemuda dari 234 Solidarity Comunity (SC) Subregwil Cibadak Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan road race otomotif di Ramayana Cibadak. Kegiatan tersebut untuk merangkul dan mengajak generasi muda yang ada di Ka­bupaten Sukabumi, mulai dari atlet hingga pebalap. Kepala Bidang Otomotif 234 SC Kabu­paten Sukabumi Firhan Rezal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan training camp kedua yakni ajang uji coba otomotif. “Al­hamdulillah berjalan dengan baik dan sekarang sudah ada 700 anggota 234 SC yang tergabung di Kabupaten Sukabumi,” katanya. (rtj/man/er/py)

AKHIRNYA JALAN 3 DESA DIPERBAIKI

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Harapan warga agar jalan yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Caringin, Tangkil dan Girijaya diperbaiki bakal segera terwujud. Jalan yang berlokasi di Kampung Cigo’ong dan Kampung Jabon dengan panjang sekitar 2 kilometer itu mulai dibangun. “Alhamdulillah masyarakat sangat an­tusias dengan pembangunan jalan ini,” kata Udin Okem, salah seorang tokoh masyarakat Desa Tangkil. Udin menga­ku bersyukur lantaran keinginan ia dan warga lainnya bisa terlaksana. “Tadinya jalan ini hancur dan sekarang sudah bagus,” imbuhnya. Udin berharap dibangunnya jalan ter­sebut dapat meningkatkan roda per­ekonomian warga. Ketua RW Desa Tangkil Baping menambahkan, masy­arakat sangat menyambut baik dibangun­nya jalan tersebut. Sebab, bertahun-tahun jalan tersebut rusak parah. (shr/ man/er/py)
ASYIK… NELAYAN DAPAT ASURANSI

ASYIK… NELAYAN DAPAT ASURANSI

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Sukabumi dan pemerin­tah pusat sedang mendata nelayan yang akan mendapatkan program asuransi. Rencananya bakal ada sekitar 7.000 ne­layan yang mendapatkan asuransi. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi Abdul Ko­dir mengatakan, program tersebut dilakukan untuk mendorong pening­katan hasil tangkapan. “Tahapannya baru memasuki pendataan dan verifi­kasi data di lapangan,” ujarnya. Caranya pemkab membentuk posko pendataan di sejumlah pesisir selatan Sukabumi. Upaya itu dilakukan untuk memastikan agar penerima asuransi benar-benar berprofesi sebagai ne­layan pencari ikan. (rep/er/py)
WALIKOTA DEPOK BAKAL BANGUN SEPULUH JPO

WALIKOTA DEPOK BAKAL BANGUN SEPULUH JPO

Jabar Plus, Metro Depok
METROPOLITAN – Walikota Depok Idris Abdul Somad mengatakan, pihaknya berencana membangun sepuluh Jemba­tan Penyeberangan Orang (JPO) di se­panjang Jalan Raya Margonda. Ditarget­kan pembangunan selesai dalam waktu lima tahun ke depan. “Mudah-mudahan bisa terealisasi selama lima tahun. Tapi, kami belum tahu prediksi ekonomi na­sional, kami juga ditantang Pak Gubernur untuk bangun sepuluh JPO,” kata Idris. Tahun ini, lanjut dia, seharusnya ada dua JPO yang dibangun, yakni depan Univer­sitas Gunadarma dan depan DMall. Tapi sayangnya masih terganjal masalah lahan. “Saat ini masih dalam proses finishing lelang konstruksi, kalau konsultan sudah selesai,” imbuhnya. Pihaknya pun mengang­garkan Rp3 hingga Rp5 miliar untuk membangun JPO. (okz/er/py)
DEMI JUDI ONLINE, NEKAT BOBOL TOKO EMAS

DEMI JUDI ONLINE, NEKAT BOBOL TOKO EMAS

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Ade Firman alias Keling tak berkutik saat polisi menang­kapnya. Betapa tidak, lelaki berusia 33 tahun itu diduga nekat membobol toko emas di Jalan Ahmad Yani, Kota Suka­bumi, hanya gara-gara judi online. Ulah buruh serabutan itu pun menyebabkan pemilik toko emas tertua dan terbesar di Kota Sukabumi merugi hingga puluhan juta. Kapolsek Cikole Kompol Suwardi men­gatakan, penangkapan Keling yang juga residivis ini berdasarkan laporan korban. Polisi menyelidiki kasus tersebut menang­kap pelaku tanpa perlawanan. ’’Hasil penyelidikan pelaku ini sering keluar ma­suk warnet,’’ katanya. Suwardi menjelaskan, Keling menjalan­kan aksinya dengan memanjat pagar hingga masuk lantai tiga. Keling kemu­dian mencongkel atap dan masuk ke toko yang ada di lantai dasar. Kondisi toko emas yang s
Yusuf Tenggelam di Pantai Selatan, Jepri Ditelan Curug Pamuni

Yusuf Tenggelam di Pantai Selatan, Jepri Ditelan Curug Pamuni

Jabar Plus, Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Laut Selatan kembali menelan korban. Kali ini Yusuf (20) warga Gunung Malang, Kecama­tan Cikidang, Kabupaten Sukabumi tenggelam di sekitar Pantai Samu­dera Beach Hotel (SBH). Informasi yang dihimpun saat pe­ristiwa terjadi korban sedang bermain selancar air menggunakan bodyboard di sekitar lokasi kejadian. Tak lama kemudian korban dilaporkan men­ghilang. ”Informasinya korban hilang diduga tenggelam,” kata Komandan Tim Pos SAR Basarnas Sukabumi Aulia Solihanto. Basarnas kemudian melakukan peng­ecekan dan berupaya menyisir sekitar lokasi kejadian. “Titik pencarian kami pecah melalui jalur susur pantai dan laut,” imbuhnya. Sementara itu di tempat terpisah, seorang pelajar SMP Negeri di Kota Sukabumi Jepri bin Dimyati (13) teng­gelam di Curug Pamuni, Sungai Cisu­da, Kampung T