News, Sport and Lifestyle

Metro Sukabumi

Warga Keluhkan Akses Jalan Limusnunggal Rusak Berat

Warga Keluhkan Akses Jalan Limusnunggal Rusak Berat

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Jalan rusak yang menghubungkan Desa Limusnunggal – Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi dikeluhkan masyarakat setempat. Sebab jalan yang dibangun sejak 1995 dengan cara pengerasan itu saat ini kondisinya menghawatirkan. “Jalan ini seharusnya sudah mendapat perbaikan atau diaspal. Karena sejak mulai dibangun dengan cara pengerasan, jalan ini sama sekali belum pernah diaspal. Jika hujan tiba, ruas jalan ini licin dan juga tergenang air sehingga tak jharang ada pengendara motor yang terjatuh ketika melewati ruas jalan imusnunggal ini,” kata Makrodin (47) warga Kapung Salaawi Rt 04/02 Desa Limusnunggal. Menurut Makrodin yang kesehariannya berdagang sayuran keliling, ketika berjualan seringkali berpengaruh kepada kondisi sayuran yang dijualnya menjadi mu
Wargta Desa Lembursawah Sambut Program PTSL

Wargta Desa Lembursawah Sambut Program PTSL

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Pelaksanaan kegiatan program pemerintah terkait bukti kepemilikan tanah masyarakat di Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi disambut antusias masyarakat. Ketua panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Sopyanudin, memastikan dengan masyarakat melakukan sertifikat PTSL ini, selain dapat meringankan beban masyarakat, juga nantinya masyarakat sudah tidak repot lagi ketika mengurus sertifikat tanah ke Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN). Karena telah disediakan di desa masing-masing. "Program sertifikat PTSL diluncurkan sudah sejak Januari 2018 lalu, yakni untuk memberikan kemudahan hak kepemilikan tanah," kata Sopyanudin Kepada Metropolitan kemarin di ruang kerjanya. Menurut dia, dengan program ini, masyarakat bisa membuat sertifikat tanah de...
Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Polisi Ciduk AT dan AD

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Polisi Ciduk AT dan AD

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Dua pemuda berinisial AT (22) dan AD (22), dijadikan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Sukabumi. Musababnya, dua pemuda itu diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. “Korbannya masih berusia 16 tahun. Korban merupakan tetangga tersangka di Kecamatan Palabuhanratu,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, kepada wartawan saat ekspose pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi, kemarin. Menurut Kapolres, kedua tersangka ini dijerat dengan Undang-undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak pasal 81 ayat 1 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. Nasriadi menjelaskan, modusnya dengan cara mengajak korban jalan-jalan ke rumah saudara salah seorang tersangka. Di tempat itu tersangka memberi minuman yang diduga dicampur obat-obatan hin
Pebaiki Penyelenggaraan, Sekda Terapkan Amati Tiru dan Modifikasi

Pebaiki Penyelenggaraan, Sekda Terapkan Amati Tiru dan Modifikasi

Metro Sukabumi
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri, bertekad pelaksanaan MTQ ke-35 Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi harus lebih baik dari pelaksanaan MTQ sebelumnya. Seiring hal itu, sekda pun akan melakukan berbagai langkah dan upaya dengan meniru keberhasilan pada MTQ sebelumnya. “Ya meniru untuk di modifikasi supaya menjadi lebih baik. Salah satunya dengan mencoba melakukan Amati, Tiru & Modifikasi (ATM ) untuk menjadi lebih baik," ujar sekda saat mengikuti rapat persiapan MTQ di Pusdai Bandung, kemarin. Menurut sekda, salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan MTQ yaitu dapat dimulai pada saat pembukaan nanti. Segala sesuatu perlu dipersiapkan termasuk anggarannya. Jangan sampai terjadi ada penganggaran ganda antara pemprov dan pemkab, sehing
Genjot Kapasitas Pengelola SAKIP untuk Tingkatkan Kinerja

Genjot Kapasitas Pengelola SAKIP untuk Tingkatkan Kinerja

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabum, H. Iyos Somantri, kemarin menghadiri kegiatan pembukaan workshop/desk konsultasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintahan (SAKIP) di aula Hotel Augusta Palabuhanratu. Kegiatan tersebut diikuti 37 orang peserta terdiri dari para pejabat pengelola akuntabilitas kinerja dari 37 perangkat daerah non kecamatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan pemahaman dan penerapan komponen SAKIP yang handal serta untuk mencapai target akuntabilitas kinerja Kabupaten Sukabumi 2018 dengan predikat 'BB'. Menurut sekda, kegiatan ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kapasitas pengelola SAKIP yang ada di perangkat daerah tingkat Kabupaten Sukabumi. “Ketika kapasitas kerja di tingkatkan tentunya kinerjanyapun akan meningkat," kata Iyos
Alhamdulilah.. Rumah Ukah Segera Dibangun

Alhamdulilah.. Rumah Ukah Segera Dibangun

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Sudah sehari Ukah (56) warga Bojongkawung RT 04/10, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, nebeng di rumah saudaranya. Pasalnya, rumah perempuan paruh baya itu ambruk saat hujan deras, pada Senin (19/2) lalu sekitar pukul 14.30 WIB. Aparatur pemerintahan kecamatan setempat mulai memikirkan membangun kembali rumah seluas 7×5 meter persegi yang dihuni lima orang itu. “Insya Allah rumah milik mak Ukah akan secepatnya kami bangun melalui Dana Desa, bantuan dari pemerintah, dan swadaya masyarakat,” kata Camat Nagrak, Kurnia. Kurnia menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Ia mengaku akan memprioritaskan pembangunannya. “Sudah kami laporkan ke BPBD. Mudah-mudahan segera ada bantuan material bahan bangunan dan bahan pokok,” tuturnya. (hep/ram)
Sebar Berita Hoax di Facebook, RJ Terancam 6 Tahun Penjara

Sebar Berita Hoax di Facebook, RJ Terancam 6 Tahun Penjara

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Pemilik akun Facebook Rijalullah Agreen, RJ (28), terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar. RJ dinyatakan telah melanggar pasal 28 dan 45 Undang-undang Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik karena menyebarkan berita bohong (hoax) soal PKI di grup Facebook Co2 Palabuhanratu. “Tersangka melanggar UU ITE pasal 28 dan 45. Ancaman hukuman enam tahun penjara,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, saat press relis di halaman Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (19/2). Nasriadi mengaku terus intensif mengawal aktivitas warganet di dunia maya. Sebab sejauh ini masih banyak pemilik akun dan pengelola grup media sosial yang masih menyebarkan berita hoax terkait PKI dan kriminalisasi ulama. “Sampai saat ini, belum ada ustaz atau ulama yang mengaku
Jurnalis Sukabumi Ngahiji Buat Petisi Tolak RKUHP

Jurnalis Sukabumi Ngahiji Buat Petisi Tolak RKUHP

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Puluhan wartawan dari berbagai media yang tergabung dalam Jurnalis Sukabumi Ngahiji, kemarin menandatangani petisi penolakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang tengah dibahas DPR RI dan Pemerintah. Petisi penolakan itu ditandatangani saat gabungan Jurnalis Sukabumi Ngahiji menggelar aksi damai di kantor gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (19/2). Penolakan itu langsung diterima pimpinan DPRD untuk disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR RI. Dalam aksinya, mereka menyerukan tuntutan penolakan rancangan KUHP salah satunya pasal pembahasan yang dinilai akan mengkebiri kinerja kalangan pers. Aksi berjalan lancar dan damai. Sejumlah perwakilan wartawan berorasi sekaligus membubuhkan tanda tangan dan cap darah. “Ini sebagai bentuk protes. K
140 Petani Cicurug Dapat Kartu Tani

140 Petani Cicurug Dapat Kartu Tani

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Sebanyak 140 petani di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menerima Kartu Tani. Pemberian Kartu Tani dilakukan di kantor Badan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Jalan Sindang Palay, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug. Kepala BP3K Kecamatan Cicurug, Ridwan, mengatakan bahwa dari lima ratus petani yang telah didaftarkan untuk mendapatkan Kartu Tani, baru 140 petani yang akan menerima kartu tersebut. Padahal seluruh berkas petani telah diserahkan untuk dibuatkan kartu tetapi hingga kini belum seluruhnya selesai. "Sisanya kami masih menunggu informasi pasti jadinya kartu," papar Ridwan. Ujang petani dari Desa Tenjolaya menuturkan proses pembuatan Kartu Tani tidak sesulit yang dibayangkan. Selain menyerahkan foto kopi KTP dan KK dengan mengisi formulir kart...
Akibat Alih Fungsi Lahan,  Uang Rp4,3 T Raib

Akibat Alih Fungsi Lahan, Uang Rp4,3 T Raib

Metro Sukabumi
METROPOLITAN – Uang sebesar Rp4,3 triliun raib dari wilayah Kecamatan Cicurug akibat terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Hal tersebut dikatakan H Ujang Munajat dan JA Soebagiyo, saat menyaksikan pembagian Kartu Tani di kantor c Jalan Sindang Palay, Desa Kutajaya. Begitu mudahnya alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Cicurug berdampak buruk terhadap kebutuhan beras 125.000 jiwa. Asumsinya dari jumlah tersebut setiap warga membutuhkan tiga ratus gram beras dengan harga rata-rata Rp 10.000 per kilogram. Menurut Ketua Poktan Pusjarlihtek, H. Ujang Munajat, uang tersebut hilang dari kecamatan ini akibat pemerintah memberikan kebijakan kepada investor untuk melakukan alih fungsi lahan. Padahal pemerintah mengeluarkan UU Nomor 40/2009 tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjut
Upacara KORPRI Kabupaten Sukabumi  Terpanggil Untuk Melayani, Pola Pikir dan Perilaku PNS Dirubah

Upacara KORPRI Kabupaten Sukabumi Terpanggil Untuk Melayani, Pola Pikir dan Perilaku PNS Dirubah

Metro Sukabumi
Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, berharap agar momentum pelaksanaan upacara Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) hendaknya dijadikan landasan berpijak dan sumber motivasi untuk memperbaharui pola pikir dan perilaku, sebagai aparatur pemerintah yang terpanggil untuk melayani dan bukan dilayani. "Jadikan Panca Prasetya Korpri sebagai pedoman bagi saudara dalam menangani tugas pokok dan fungsi yang tercermin dari sikap disiplin, yang didalamnya terdapat budaya bersih, budaya tertib dan budaya kerja," ujar Adjo saat memberikan arahan dalam upacara Korpri di halaman parkir kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi (Setda) Jl. Siliwangi No. 10 Palabuhanratu, Senin (19/2). Menurut wabup, dengan misi mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, transparan dan akuntabel, pegawai n...