Jakarta – Rotasi besar-besaran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicurigai berbau politis. Perombakan, termasuk penurunan jabatan alias demosi, dinilai berdasarkan faktor ‘suka-tidak suka’. Kritik ini dilontarkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.