News, Sport and Lifestyle

Tag: longsor

Empat Rumah Diterjang Longsor, 7 KK Diungsikan

Empat Rumah Diterjang Longsor, 7 KK Diungsikan

Berita Utama
METROPOLITAN - Hujan yang mengguyur wilayah Bogor menyebabkan empat rumah di Kampung Sukajadi, RT 04/19, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, mengalami longsor sepanjang 30 meter dengan lebar tujuh meter sekitar pukul 20:00 WIB, kemarin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor tersebut. Namun empat rumah yang dihuni tujuh Kepala Keluarga (KK) terpaksa dikosongkan. “Ini untuk mengantisipasi adanya longsor susulan,” kata Ganjar. Tak hanya itu, ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan RT/RW setempat. “Kita sudah assessment dan koordinasi kepada RT dan RW setempat dilakukan oleh TRC-PB BPBD Kota Bogor. Longsor sepanjang 30 meter dengan lebar tujuh meter tidak menimbulkan korban jiwa, hanya
Jangankan Bantuan, Dilihat juga Nggak…

Jangankan Bantuan, Dilihat juga Nggak…

Metro Bogor
METROPOLITAN - Dua kali terdampak bencana gempa bumi beberapa waktu lalu, rumah Siti Aras (70), seorang janda tua warga Kampung Pasirmenjul RT 02/02, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat, mengalami rusak berat. Meski kondisi itu telah dilaporkan ke pemerintah daerah melalui instansi terkait, bantuan yang diharapkan tidak juga kunjung datang. Alhasil, saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Cigombong dan sekitarnya, rumah Siti Aras yang kondisi di beberapa bagian dinding bagian belakang bangunannya sudah retak-retak itu akhirnya roboh, Selasa (8/5) malam. Menurut cucu dari korban Reyzky (16), peristiwa terjadi sekitar pukul 20:58 WIB. Saat bencana terjadi, dirinya tengah berada di kamar yang bersebelahan dengan dinding bangunan yang roboh. "Kejadiannya h...
Longsor Melebar, Guru SDN 05 Babakanmadang Panik

Longsor Melebar, Guru SDN 05 Babakanmadang Panik

Bogor Timur
BABAKANMADANG - Pergerakan tanah yang menyebabkan longsor di SDN 05 Babakanmadang, semakin melebar. Longsor yang sebelumnya hanya satu meter kini lubang besar sudah memcapai empat meter. Dengan kondisi tanah yang labil dan berada di sisi tebing yang curam dengan kedalamam 15 meter, ancaman robohnya sekolah pun tidak dapat terelakan. Selain ancaman roboh keselamatan jiwa siswa pun terancam, sebabnya longsoran berada di sisi jalan menuju area sekolah dan tepat posisi di ruang kelas. Mirisnya SDN 05 keberadaanya hanya 500 meter dari Kantor Kecamatan Babakanmadang. Kepala sekolah SDN 05 Babakanmadang Uyu Khaeriyah mengatakan, bahwa peristiwa longsornya tanah tersebut sudah berjalan dua bulan, dan sekarang sudah semakin melebar. "Dulu hanya selebar 50 cm sekarang sudah 4 meter, saya khawa...
Ramai-ramai Selamat dari Longsor

Ramai-ramai Selamat dari Longsor

Metro Bogor
METROPOLITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat, bencana tanah longsor menjadi momok nomor satu dari sekian banyak bencana yang sering terjadi di Kota Hujan. Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) pada 26 April, BPBD Kota Bogor melakukan simulasi penanganan bencana di Kampung Sempurkaler, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah. Kepala BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengatakan, di kawasan Sempur acapkali terjadi bencana, seperti banjir akibat luapan Sungai Ciliwung atau tanah longsor. Mengingat kontur wilayah yang dekat dengan sungai dan sebagian tebingan curam. Sebetulnya ada sebelas kelurahan yang masuk kategori kelurahan dibentuk relawan kelurahan tangguh bencana untuk bisa dilakukan simulasi kebencanaan. “Nah
Diterjang Longsor Rumah Ade Jebol

Diterjang Longsor Rumah Ade Jebol

Metro Sukabumi
METROPOLITAN – Rumah milik Ade Sudrajat, warga Kampung Cidopang RT 02/17, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, rusak berat. Dinding rumah jebol usai diterjang longsoran tanah. Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi saat hujan dengan intensitas deras, Selasa (17/4/2018) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ujar Babinsa Nagrak Utara Sersan Satu M Masybulloh. Untuk sementara, rumah tidak bisa ditempati. Sebanyak empat orang penghuni rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Saat ini, pemilik rumah dibantu warga membersihkan puing-puing material longsor yang merusak dinding rumahnya. Nilai kerugian belum bisa ditaksir. "Akan kami koordinasikan bersama BPBD," tutur Sertu M Masybulloh. (su/mam)
DPRD dan Walhi Desak Pemkab Benahi Sukamakmur

DPRD dan Walhi Desak Pemkab Benahi Sukamakmur

Metro Bogor
METROPOLITAN - Pascabanjir bandang dan longsor melanda Kecamatan Sukamakmur dan Cisarua belum lama ini, jadi sorotan DPRD Kabupaten Bogor dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat. Wakil Ketua DPRD Saptariani mengatakan, sebagai pemilik wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus tegas karena aturan yang dilanggar. Harus ada ketegasan dari pemda. Kabarnya, bencana ini juga salah satunya diakibatkan karena lahan perhutani yang dibuka tanpa izin,”ujarnya. Sapta menambahkan, rencana pemanggilan atau rakor dengan perhutani jangan hanya sebatas seremoni belaka. Karena dalam pertemuan tersebut harus menghasilkan titik terang yang jelas untuk kehidupan masyarakat ke depannya. “Kalau nanti hanya seremoni buat apa, minimal ada solusi ke depan,” tegasnya. Kerusakan alam ini
Jaro Ade Peduli Korban Banjir dan Longsor Sukamakmur

Jaro Ade Peduli Korban Banjir dan Longsor Sukamakmur

Politiking
METROPOLITAN - Calon bupati Bogor nomor urut tiga Jaro Ade mengunjungi korban banjir dan longsor di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, kemarin. Kedatangan lelaki yang berpasangan dengan Ingrid Kansil itu sebagai bentuk kepeduliannya kepada para korban. Jaro Ade datang tidak dengan tangan kosong. Sambil meninjau lokasi bencana, dirinya memberi bantuan sembako pada warga korban bencana. Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Tagana yang tengah melakukan evakuasi bencana. Dalam kesempatan itu, Jaro Ade juga menyambangi rumah seorang nenek yang meninggal dunia akibat terseret banjir, Mari, di Desa Wargajaya, Sukamakmur. Ia pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Nenek Mari yang menerimanya di kediaman. “Saya turut berbelasungkawa, kita doakan semoga almarhumah diterima di sisi Al
Tiga Bulan 40 Kasus Bencana

Tiga Bulan 40 Kasus Bencana

Metro Sukabumi
METROPOLITAN - Bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, di awal 2018 ini mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu Januari-Maret, tercatat ada 40 kasus bencana di Kota Sukabumi. Data tersebut belum termasuk kasus bencana alam yang terjadi di awal April 2018. Pada Rabu (4/4), terjadi badai akibat cuaca ekstrem yang melanda 28 titik di Kota Sukabumi. "Dari data yang kami himpun dari Januari-Maret, terdata 40 kasus bencana," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami. Ia menerangkan, jumlah kasus bencana pada Maret 2018 merupakan yang tertinggi dibandingkan Januari dan Februari. Rinciannya pada Januari kasus bencana dilaporkan sebanyak 15 kejadian dan Februari sebanyak sembilan kejadian. Sementara pada Maret, juml...
Jalur Alternatif Sukabumi Puncak Kembali Normal

Jalur Alternatif Sukabumi Puncak Kembali Normal

Bogor Selatan
MEGAMENDUNG - Ruas Jalur Alternatif Sukabumi - Puncak tepatnya di Kampung Munjul, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor sempat tertutup longsor, Minggu (1/4). Kapolsek Megamendung, AKP Asep Darajat mengatakan bahwa, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB setelah diguyur hujan lebat. "Akibat hujan lebat di daerah Megamendung dan tanah labil sehingga tanah tebing yang ditembok pagar batu longsor dan menutupi badan jalan," ujar Asep. Asep menjelaskan bahwa pihaknya bersama masyarakat sekitar bergotong royong membersihkan puing tebing vila tersebut agar jalur tersebut bisa kembali dilalui roda empat. Kemudian, lanjut dia, dalam dua jam jalur tersebut akhirnya bisa dilalui pengendara. "Sekitar jam 16.00 WIB jalan Kampung Munjul yang merupakan jalan alternatif Ci...
Jalur Puncak Ditutup Lagi

Jalur Puncak Ditutup Lagi

Berita Utama
METROPOLITAN - Longsor kembali terjadi di kawasan jalur Puncak, tepatnya wilayah Cianjur, Jawa Barat. Informasi yang diperoleh, longsor terjadi pada Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 20:00 WIB. "Diinformasikan kepada masyarakat yang hendak berkendara mengarah Cianjur, pada hari Rabu 28 Maret 2018 jam 20:00 WIB telah terjadi longsor di seputaran Puncak Pass di wilayah Cianjur," tulis Polres Bogor melalui akun resminya. Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan, penutupan jalur yang mengarah ke Cianjur dilakukan karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan. "Dari Gunung Mas Puncak, kendaraan yang mengarah Cianjur dialihkan atau ditutup," imbau Hasby. Belum diketahui ada tidaknya korban atas bencana alam tersebut. Namun, garis polisi sudah terpasang di sekitar tanah yang am...
Korban Longsor Kampung Maseng Terlunta-lunta

Korban Longsor Kampung Maseng Terlunta-lunta

Bogor Selatan
Cijeruk - Pasca bencana Maseng,yang menewaskan 5 korban jiwa, sampai kini  penanganannya masih belum tuntas. Para pemilik rumah yang berada di sekitar lokasi longsor dihimbau untuk pindah,karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan. Saat ini, para pemilik rumah yang terkena dampak longsor harus hidup terlunta – lunta. Pasalnya, hidup di kontrakan – kontrakan dan tidak mendapat bantuan untuk membayar sewa rumah.Hal itu diungkapkan Kepala Desa Warung Menteng Maman Fatullah, ia mengaku kebingungan,karena untuk mengucurkan bantuan rehab bagi yang terkena dampak itu tidak mungkin. Karena rumah - rumah mereka barada di lahan milik PT KAI. "Salah satu persyaratan untuk Rumah tidak layak huni (RTLH) itu harus berada dilahan pribadi," jelasnya. Kendati demikian,Ketua Komite Nasional Pemud