News, Sport and Lifestyle

Tag: longsor

Jalan Alternatif Angkrong-Parungkuda Longsor

Jalan Alternatif Angkrong-Parungkuda Longsor

Sukabumi Plus
METROPOLITAN - Jalan alternatif Angkrong-Parungkuda tepatnya di Jalan Panas Bumi, Kampung Angkrong , Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mengalami long­sor sejak Minggu lalu (12/2). Meski belum ada tindakan dari pemerintah setempat, 15 karyawan PT Star Comgistic (Starkom) yang tak jauh dari lokasi memberikan bantuan untuk perbaikan longsor. Salah seorang warga Kampung Angkrong, Dadang (55) mengatakan, pasca hujan Minggu lalu, terdengar suara reruntuhan. Saat dicek ternyata jalur alternatif terse­but mengalami longsor. Menurutnya, pemerintah setempat sudah mendatan­gi langsung lokasi longsor namun belum memberikan bantuan apapun. “Baru di­fotoin aja sama orang pemerintahan. Tapi hari ini (kemarin, red) PT. Starkom turun memberikan bantuan batu, kawat bronjong, dan dr
Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Tergerus Longsor

Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Tergerus Longsor

Bogor Selatan
METROPOLITAN - Selama dua hari berturut-turut telah terjadi bencana alam longsor di dua desa di Kecamatan Ca­ringin, Kabupaten Bogor. Longsor terjadi di Desa Tangkil pada Minggu (12/2/2017) dan di Desa Ciderum, kemarin. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 15:00 WIB rumah warga Kampung Loji, RT 05/01, Desa Tangkil Mimin (52) mengalami roboh pada bagian dapurnya. ”Hal ini akibat hujan dan bangunan yang sudah rapuh. Kejadian dilaporkan Aiptu Sugeng pada Senin (13/2/2017) sekitar pukul 08:15 WIB. Kerugian materi yang dialami korban sekitar Rp5 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Ka­polsek Caringin, AKP Fitra Zuanda. Kemudian, kemarin pukul 09:00 WIB, bencana alam juga menimpa rumah Ibu Ecin, warga Kampung Batukembar, RT 05/07, Desa Ciderum, Kecamatan Ca­ringin. “Ata
Sukabumi Diterjang  Banjir Dan Longsor

Sukabumi Diterjang Banjir Dan Longsor

Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Hujan yang meng­guyur Sukabumi dan sekitarnya menga­kibatkan sejumlah daerah terendam. Di Kampung Bantarpanjang, RT 02/04, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, puluhan rumah terendam banjir lantaran luapan Sung­ai Ciletuh. Badan Penanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mela­porkan sementara 125 jiwa warga di kampung tersebut terdampak dan ha­rus meninggalkan rumah. Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana mengatakan, tim BPBD segera menuju ke lokasi. “Hingga saat ini masih terendam,” kata Yana. Selain pemukiman, luapan sungai juga merendam akses jalan, baik milik kabupaten maupun desa. Kendaraan, khususnya motor harus digotong ka­rena tingginya air yang merendam bisa membuat kendaraan mogok. Di tempat terpisah, Sungai Cibare
Kalau Hujan, Saya nggak Bisa Tidur

Kalau Hujan, Saya nggak Bisa Tidur

Metro Bogor
METROPOLITAN - Tiga rumah dan satu majelis taklim yang berada persis di pinggir Kali Cisadane, Gang Kelor RT 08/04 Kelurahan Sindang­barang, Kecamatan Bogor Barat terancam longsor akibat gerusan tanah. Salah seorang pemilik rumah Maria mengaku waswas saat hujan turun, terlebih jika dengan intensi­tas tinggi. “Saya kalau hujan besar nggak bisa tidur, waswas takut longsor di belakang rumah,” kata Maria saat ditemui di rumahnya, kemarin. Menurut dia, setahun belakangan, tebingan di pinggir Kali Cisadane itu terus tergerus hingga ke belakang rumahnya. Padahal pertama kali ia tinggal di sana, masih ada jarak yang cukup jauh antara tebingan dan bagian belakang rumahnya. Namun saat ini, jaraknya hanya sekitar dua meter dari ruangan dapur miliknya. “Saya takut kalau dibiarkan bisa longsor dan me
Longsor Mengancam Boyolali Hingga Pertengahan Februari

Longsor Mengancam Boyolali Hingga Pertengahan Februari

Berita Hari Ini
METROPOLITAN –  Bencana longsor masih mengancam daerah rawan di Boyolali hingga pertengahan Februari 2017 mendatang. Warga di daerah rawan longsor diminta tak menurunkan kewaspadaan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Nur Khamdani, mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi diperkirakan bertahan hingga pertengahan Februari. “Potensi bencana yang harus diwaspadai bukan hanya longsor tetapi juga puting beliung, banjir, dan angin kencang,” kata Nur. Seperti diketahui, longsor terjadi di dua lokasi yakni Dukuh Gatak, Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, dan Dukuh Sidomulyo, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Selasa 17 Januari 2017. Menurut Nur,
Tebing Cibinong Longsor, Rumah Warga Rusak

Tebing Cibinong Longsor, Rumah Warga Rusak

Bogor Barat
METROPOLITAN – Cuaca ekstrem yang terjadi di Kecamatan Nanggung meny­ebabkan Tembok Penahan Tebing (TPT) Kali Cibinong mengalami longsor sepan­jang tujuh meter. Longsor tersebut nyaris merobohkan rumah milik Daos (27), warga Kampung Banar, RT 02/09, Desa Nanggung. Daos mengatakan, sebelum longsor terdengar suara gemuruh dari depan ru­mah. Mulanya keluarga mengira ada gempa bumi, namun saat keluar rumah ternyata TPT Kali Cibinong mengalami longsor sepanjang tujuh meter. Dikhawa­tirkan longsor tersebut melebar, akhirnya rumah Daos dikosongkan. Longsor tersebut terjadi sekitar pukul 18:00 WIB yang menyebabkan tembok rumah Daos roboh. Untungnya peristiwa itu tak menyebabkan korban jiwa. “Untuk sementara rumah dikosongkan. Kita ber­harap pemda memperbaiki rumah yang hampir roboh,” harapnya.
Longsor Susulan Hantui Warga Situudik

Longsor Susulan Hantui Warga Situudik

Bogor Barat
CIBUNGBULANG – Curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Cibungbulang me­nyebabkan ruang Kantor Desa Situudik roboh. Longsornya tebingan setinggi 29 meter tersebut mengakibatkan ruang ke­pala desa dan dua ruang staf desa rusak berat. Akibatnya, pelayanan masyarakat dihentikan sementara. Warga sekitar, Rahmat, mengaku long­sor terjadi sekitar pukul 05:30 WIB dan merusak tiga ruang kantor desa. Ini diper­parah lantaran letak kantor desa berada persis di daerah tebingan. “Tiga ruang yang rusak dan longsor tersebut tidak menyebab­kan korban jiwa karena tidak ada orang waktu kejadian tersebut,” ujarnya. Tak hanya merusak bangunan desa, sam­bung Rahmat, berkas-berkas desa yang berada di ruang tersebut juga rusak akibat tertimbun tanah. Karena dikhawatirkan longsor tersebut merambat ke ruang lain
Tebing Longsor, Jalan Raya Cikaso Terputus

Tebing Longsor, Jalan Raya Cikaso Terputus

Sukabumi Plus
METROPOLITAN – Tebing di Jalan Raya Cikaso, Desa Cibitung, Kabupaten Suka­bumi longsor. Meski tidak menelan kor­ban jiwa, longsor tersebut menyebabkan bebatuan besar, tanah dan pepohonan menutup akses jalan. “Saat tebing longsor tidak ada ken­daraan yang melintas. Tidak ada korban jiwa,” kata petugas Pusat Pengendalian dan Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Ka­bupaten Sukabumi Yana Suryana. Akses menuju sejumlah wilayah di Ke­camatan Cibitung untuk sementara dip­astikan terganggu. Relawan penanggu­langan bencana setempat dan warga masih berusaha mengevakuasi material longsor dari badan jalan Provinsi Jawa Barat tersebut. Di tempat terpisah, tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi juga menyebabkan longsor di Kampung Cicurug. Akibatnya, satu
Akses Jalan Bansari-Kledung Terputus Akibat Longsor

Akses Jalan Bansari-Kledung Terputus Akibat Longsor

Berita Hari Ini
METROPOLITAN - Hujan deras dan angin kencang menyebabkan longsor di Dusun Mayongan Desa Jeketro Kecamatan Kledung. Longsor menutup jalan dan menyebabkan akses jalan dari desa tersebut menuju Kecamatan Bansari terputus. Kepala seksi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gito Walngadi mengatakan, longsor terjadi Selasa, 17 Januari 2017 pagi sekira pukul 10.00 WIB di saat hujan mengguyur. "Tidak ada korban jiwa dan luka pada kejadian ini," katanya. Kejadian itu menyebabkan akses jalan Desa Jeketro Kecamatan Kledung menuju Kecamatan Bansari terputus. Warga harus melewati jalan memutar melewati ladang warga. Dia mengatakan, longsor juga menyebabkan kabel PLN jalur Bansari-Ngadirejo tertimpa pohon bambu yang longsor yang menyebabkan dua tiang listrik PLN retak da
Longsor Mengancam, Ramai-ramai Mengungsi

Longsor Mengancam, Ramai-ramai Mengungsi

Sukabumi Plus
Pergerakan tanah terus mengancam warga khususnya di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bahkan bencana retakan tanah yang melanda semakin meluas dan merusak sejumlah fasilitas umum dan pemukiman warga. Warga kini siaga menghadapi bencana tanah longsor. Pergerakan tanah yang me­nerjang Kampung Sirnajaya, Desa Caring­in dan Kampung Cijanti, RT 02/04, Desa Pasirbaru semakin membahayakan kese­lamatan. Begitupun bencana mengancam warga di Kampung Cisolok, Desa Cisolok. Badan Penanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Kabupaten Sukabumi men­catat tidak hanya sembilan rumah warga di Desa Caringi yang rusak akibat ben­cana. Sembilan unit dari tiga puluh satu Kepala Keluarga (KK) di Kampung Ci­janti yang teracam rusak berat dan ring­an. Begitu juga bencana mengancam warga di Kampung, Cisolok, seban