News, Sport and Lifestyle

Tag: Tempat Penampungan Sementara

Tps Blok F Dibanderol Rp17 Juta?

Tps Blok F Dibanderol Rp17 Juta?

Metro Bogor
METROPOLITAN – Belum juga usai kisruh Blok F Pasar Kebonkembang, beredar ka­bar para pedagang yang akan ditempatkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) koridor Blok F dan Blok B serta di Rooftop dikenai biaya yang sangat mahal. Mereka harus membayar Rp10 juta hingga Rp17 juta per ta­hun. Hal tersebut dikemuka­kan pedagang makanan dan minuman (mamin) Jalaludin kepada wartawan, kemarin. “Ya kabarnya masih simpang siur. Ada yang bilang biaya sewa Rp17 juta, ada yang bi­lang Rp10 juta, ada juga yang bilang tidak ada. Kami sen­diri bingung mana yang benar. Makanya sebagian besar dari kami belum pindah, takut nanti pas pindah disuruh bayar segitu, kan jumlahnya saja tidak masuk akal,” kata­nya Jalaludin menambahkan, ada sebagian yang sudah mengambil undian, namun belum bisa pindah karena m
Digugat Pedagang, PD PPJ Tetap Rombak Blok F

Digugat Pedagang, PD PPJ Tetap Rombak Blok F

Metro Bogor
METROPOLITAN – Gugatan yang dilayangkan Paguyuban Pedagang ke Pengadilan Negeri (PN) Bogor soal revitalisasi Blok F Pasar Kebonkembang, tak membuat Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) berniat menghentikan rencana perom­bakan tersebut. Kepala Unit Pasar Kebonkembang Iwan Arief Bu­diman mengakui gugatan yang dilayangkan itu tidak berdampak pada rencana revitalisasi dan relokasi pasar Blok F selama belum ada keputusan dari pengadilan. “Ya kan dari direksi sudah menyam­paikan, semua masih sesuai rencana. Hari ini (ke­marin, red) juga kami undi tempat untuk pedagang makanan dan minuman yang komoditinya ber­beda. Kami relokasi ke Tempat Penampungan Se­mentara (TPS) di Rooftop. Artinya, gugatan itu tidak terlalu berdampak sih,” katanya kepada Metropo­litan, kemarin. Soal siteplan Blo
Pedagang Mamin di Blok F Pindah ke Rooftop

Pedagang Mamin di Blok F Pindah ke Rooftop

Metro Bogor
METROPOLITAN – Rencana perombakan Blok F Pasar Ke­bonkembang, Jalan Dewi Sar­tika, Kelurahan Cibogor, Ke­camatan Bogor Tengah, hingga kini terus dilakukan. Perusahaan Daerah Pasar Pa­kuan Jaya (PD PPJ) bersama pengembang menargetkan per 1 Desember akan memasang tiang pancang pertama tanda pembangunan. Meskipun hingga kini kisruh dengan Pa­guyuban Pedagang Blok F masih berlanjut terkait siteplan dan rencana relokasi. Bahkan, PD PPJ mengklaim akan melakukan pengundian untuk pedagang makanan dan minuman yang akan direlo­kasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Rooftop Pasar Kebonkembang. Kepala Unit Pasar Kebon­kembang Iwan Arief Budiman mengatakan, Kamis (16/11) sudah akan dilakukan undian pedagang makanan minuman (mamin) yang akan direlo­kasi ke Rooftop Pasar Kebon­kembang. “Pengun
DPRD Usul Kasus Blok F Masuk Pengadilan

DPRD Usul Kasus Blok F Masuk Pengadilan

Metro Bogor
METROPOLITAN - Kisruh perombakan Blok F Pasar Kebonkembang hingga kini belum juga menemui titik terang. Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) keukeuh pada pendiriannya untuk segera melakukan pembangunan. Bahkan, per 1 Desember PD PPJ beserta pengembang sudah berencana memasang tiang pancang pertama. Namun di saat yang sama, Paguyuban Pedagang Pasar Blok F juga merasa belum sepakat soal pembangunan terkait sosialisasi siteplan dan relokasi. Hal ini menjadi polemik tersendiri karena tak kunjung ada kesepakatan di antara keduanya. Wakil Ketua DPRD Sopian menjelaskan, ma­salah Blok F menjadi salah satu dari sekian banyak proyek pembangunan yang tidak ber­jalan beres di Kota Hujan. Hal ini tak akan ter­jadi jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor punya komitmen kuat dalam melaksanakan pr