37 Warga Bogor Anggota Gafatar Dipulangkan

by -

METROPOLITAN.ID – Ratusan warga Jawa Barat yang menjadi anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dipulangkan dari Kalimantan Barat. Tercatat sebanyak 439 warga Jawa Barat akan kembali ke kampung halaman secara bertahap.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Sulistyo Pudjo mengatakan, dari Jawa Barat ada 439 orang di Kalimantan Barat yang bergabung dengan kelompok Gafatar bersama pengikut dari daerah lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jakarta serta Banten.
Di Kalimantan Barat, mereka bertempat tinggal dengan menyebar di empat kabupaten, yaitu Mempawah, Bengkayang, Sambas serta Kuburaya. Secara lebih rinci, dia mengatakan, warga Jawa Barat yang tinggal di Kabupaten Mempawah sebanyak 207 orang, Kabupaten Bengkayang 205 orang, Kabupaten Sambas 7 orang serta Kabupaten Kubu Raya 20 orang.
Dari data yang terkumpul, warga dari Jawa Barat ini berasal dari sejumlah kabupaten/kota di antaranya Bandung, Depok, Bekasi, Tasikmalaya, Bogor, Cirebon, Kuningan serta Garut.
Dari ratusan warga Jawa Barat ada 37 di antaranya merupakan asal kota dan Kabupaten Bogor. Menurut Pudjo, ratusan orang ini diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah, menggunakan kapal KRI Teluk Ambonia. ”Akan dijemput, Polri sudah siap,” imbuhnya
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, pihaknya sudah meng­an­tisipasi Gafatar sejak tiga tahun lalu. Pemkab melalui MUI, kata Nurhayanti, sudah memberi masukan ke MUI Pusat tiga tahun lalu. “2014 juga sudah kami sampaikan pada rapat komunikasi pimpinan daerah, kalau masih ada yang bergabung itu di luar kemampuan kami,” kata Nurhayanti.
Meski demikian, jika informasi warga Kabupaten Bogor yang bergabung dengan Gafatar itu sudah pasti, Pemkab Bogor sudah menyiapkan langkah. ”Nanti akan dikumpulkan semua dan diberi pemahaman serta pembinaan,” imbuhnya.
Di tempat terpisah, Pemkot Bogor bersiap menerima kedatangan mantan anggota Gafatar. ”Kami sedang mendeteksi dari pemulangan ini apa ada warga Kota Bogor atau tidak,” ujar Kepala Seksi Pembinaan Politik, Kesbangpol Kota Bogor, Rustandi.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan polisi untuk melakukan pengawasan terhadap mantan anggota Gafatar di seluruh Indonesia.
”Masih ada 1.100-an (eks pengikut Gafatar) yang anjuran presiden di ratas (rapat terbatas) untuk dilakukan pengawasan khusus,” kata Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan di Mabes Polri, kemarin.
Budi mengatakan, sejauh ini polisi sudah mengamankan kurang lebih 1.227 mantan anggota Gafatar dari Menpawah. Menurut Budi, ribuan orang yang pernah menjadi anggota Gafatar itu sudah dipulangkan ke Jawa. ”1.227 sebagian sudah dikembalikan. Artinya sudah kembali ke Jawa,” ujar Budi.
Budi menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan cara khusus untuk mengantisipasi adanya gesekan, terlebih adanya aksi pembakaran. Polisi berjanji memberikan perlindungan bagi keluarga mantan Gafatar tersebut. (pr/tib/mer/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *