Bima Desak Gardenia Selesaikan Masalah dengan Warga

by -

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Keberadaan sebuah apartemen di salah satu wilayah seharusnya dapat membuat perekonomian meningkat, bukan malah membuat masyarakat sekitar sengsara. Seperti yang diduga dilakukan pihak pengembang Apartemen Gardenia Residence yang mengingkari janjinya untuk melakukan rekruitmen pekerja dari warga sekitar dan memperbaiki sejumlah rumah warga yang mengalami rusak-rusak.
Walikota Bogor Bima Arya me­ngatakan, adanya aduan dari masyarakat sekitar terkait masalah pembangunan apartemen, selama masih dibicarakan lebih baik dibicarakan dengan masyarakat. Karena menurut dia, masyarakat dengan investor yang ada pun harus saling menguntungkan. Terkait banyaknya ru­mah warga yang belum diperbaiki oleh pihak pengembang apartemen, menurut Bima pihak pengembang harus bertangug jawab sesuai kesepakatan yang pernah dibuatnya dengan masyarakat sekitar. “Masyarakat bisa menegur pihak pengembang jika kewajibannya tidak dijalankan,” terangnya.
Bima juga menambahakan, adanya Kali Ciheulet yang berbatasan dengan lahan apartemen, seharusnya bisa dimanfaatkan Gardenia Residence untuk membantu Pemerintah Kota Bogor dalam mengatasi kebanjiran yang kerap terjadi di Kelurahan Cibuluh. Sementara itu Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bogor Abdul Salam menjelaskan, jika seandainya pihak pengembang Gardenia masih tidak mengakomodir masyarakat sekitar, seharusnya bisa dibsrikan sanksi. “Cabut saja izinnya agar tidak bisa beroperasi,” katanya.
Abdul Salam juga meminta kepada Pemkot Bogor meninjau kesepakatan warag sekitar dengan pihak Gardenia Residen. Jika kesepakatan tersebut tidak sesuai, maka Pemkot Bogor memberikan sanksi kepada apartemen Gardenia Residen. “Kalau benar ditemukan kesepakatan yang tidak sesuai, maka seharusnya Pemkot melakukan tindakan yang tegas,” tuturnya. (mam/b/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *