Lewati Empat Stasiun, Dibanderol Rp200 Ribu

by -

METROPOLITAN.ID – Warga Bandung dan Jakarta segera memiliki moda transportasi baru yaitu kereta cepat yang pembangunannya sudah dimulai. Berbeda dengan kereta yang ada saat ini, kereta ini mampu menempuh kecepatan 250 kilometer per jam (km/jam). Lalu berapa tarif kereta yang harus dirogoh masyarakat jika ingin naik?
PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) menyebutkan, tarif kereta api ini akan ditetapkan sebesar Rp200 ribu per orang untuk sekali perjalanan. Harga ini sudah dihitung sesuai perkiraan ekonomi dan daya beli masyarakat pada 2019.
Kereta ini nantinya akan melewati empat stasiun, yaitu Stasiun Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar. Jalur kereta cepat ini membentang sepanjang 142 kilometer (km), yang sepanjang 22,5 km akan melewati jalur bawah tanah (underground).
Dengan jarak tempuh tersebut, dengan dikombinasikan kecepatan maksimal 250 km/jam, maka waktu tempuh Bandung-Jakarta diprediksi hanya sekitar 35 menit.
KCIC memaparkan, proyek infrastruktur transportasi ini akan menyerap tenaga kerja 39.000 pekerja saat konstruksi kereta cepat, 20.000 saat konstruksi TOD dan pada saat operasional TOD mencapai 28 ribu.
Tak hanya itu, pada setiap stasiun yang dilewati kereta cepat akan dibangun Transit Oriented Development (TOD) untuk mendorong lahirnya sentra ekonomi baru di koridor Jakarta-Bandung. Pada titik Walini akan dibangun Kota Baru Walini dan di Tegalluar juga dibangun kawasan industri kreatif berbasis Informasi Teknologi (IT).
Tak kurang dari 583 penumpang mampu diangkut setiap kereta dalam satu kali pemberangkatan. Jumlah ini dapat bertambah mencapai 1000 penumpang per perjalanan dengan penggabungan dua set EMU.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek pembangunan kemarin menyebut kereta cepat rute Jakarta-Bandung sebagai kerja sama besar antara Indonesia dan China, Kamis (22/1).
Pembangunan kereta cepat ini, kata Jokowi, merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara dirinya dengan Presiden China, Xi Jinping. Setelah pertemuan itu, pemerintah Indonesia mengambil berbagai langkah percepatan seperti perizinan agar proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa groundbreaking kemarin. (de/lip/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *