Macan Kumbang Terancam Punah

by -

METROPOLITAN.ID – Rusaknya ekosistem dan semakin berkurangnya rantai makanan, diduga sebagai penyebab berkurangnya populasi Macam Tutul atau Macan Kumbang di kawasan Taman Nasional Gunung Pangrango (TNGP).
Parahnya, kini populasi satwa bernama latin Panthera Pardus, tinggal 30 ekor.
Kepala Seksi Wilayah VI TNGP Sukhoi Achas mengungkapkan, populasi Macan Kumbang yang tinggal 30 ekor itu merupakan data terkahir yang dilakukan pihaknya sampai Januari 2016.
“Semakin berkurangnya Macan Kumbang ini, disebabkan tingkat kelahiran yang jarang terjadi dan kemungkinan dikarenakan semakin berkurangnya mata rantai makanan di kawasan TNGP yang luasnya 22.851,03 hektare,” ungkap Sukhoi.
Menipisnya mata rantai makanan yang menjadi buruan Macan Tutul ini antara lain, tikus tanah, babi hutan, monyet hutan dan jenis makanan hewan pemangsa lainnya. “Hewan-hewan seperti itu kini sulit didapatkan di hutan TNGP,” urainya.
Terkahir, pihaknya menerima laporan dari warga Kecamatan Megamendung yang melihat seokor Macan Kumbang keluar dari lembah. Setelah kami telusuri jejaknya, kami menduga hewan ini sedang mencari makanan yang jarang dilaluli manusia,” katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai keberadaan hewan karnivora tersebut. “Selama petugas melakukan patroli di luar jalur yang jarang dilalui manusia, kami jarang melihat kemunculan hewan buas ini,” tutupnya. (pk/suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *