Minimarket Menjamur, Warung Kecil Tergusur

by -

METROPOLITAN.ID | GUNUNGPUTRI – Maraknya minimarket di wilayah Timur, Kabupaten Bogor, terutama di Kecamatan Gunungputri, membuat pedagang kecil alias kelontong menjerit. Salah satunya warga Desa Wanaherang yang juga anggota Karang Taruna Kabupaten Bogor Ramdani (42).
“Minimarket terus berdiri di sejumlah titik di wilayah Gunungputri dan selalu mengabaikan peraturan daerah yang seharusnya berjarak 500 meter dari pasar tradisional,” ujar Ramdani kepada Metropolitan, kemarin.
Menurut dia, di wilayahnya banyak sekali minimarket yang berdiri secara berhadap-hadapan dengan pasar tradisional. Bahkan, berada di tengah perkampungan tanpa memperhatikan pemilik warung tradisional. “Saya ingin pemkab bersikap tegas dengan meninjau ulang izin operasional minimarket dan bisa membatasi pembangunan minimarket, sehingga keberadaan UKM tetap berjalan baik,” katanya.
Sedangkan seorang pedagang di Pasar Wanaherang, Buyung (27), menuturkan, keberadaan minimarket sangat merugikan pedagang kecil dan membuat yang miskin semakin miskin dan kaya semakin kaya. “Dalam waktu singkat, di Desa Wanaherang sudah ada lima minimarket dengan jarak berdekatan,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kecamatan Gunungputri melalui Kanit Satpol PP belum bisa dikonfirmasi.(aji/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *