Pedagang Sebut Satpol PP Mandul

by -

METROPOLITAN.ID | CILEUNGSI – Terkait pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan pemilik bangunan Pasar Modern Cileungsi, Paguyuban Pedagang Pasar Cileungsi (PPPC) menilai Satpol PP Kabupaten Bogor terkesan mandul tanpa ada gebrakan nyata.
Ketua PPPC Ahmad Sunjaya mengatakan, Satpol PP terlalu banyak alasan dalam melakukan tindakan terhadap pasar modern. Apalagi, dinas terkait sudah merekomendasikan pembekuan izin pasar tersebut.
“Sewaktu kami tanyakan soal ini, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor TB Luthfie Syam siap melakukan pembongkaran jika dinas teknis sudah membekukan izin. Tapi sampai sekarang Satpol PP cuma bisa diam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) Kabupaten Bogor sudah mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan atau pembekuan Izin Mendirikan Bangunan Gedung (IMBG) yang ditujukan terhadap BPMTSP.
“Tertanggal 9 Februari 2016 DTBP sudah mengeluarkan surat rekomendasi pembekuan izin yang ditujukan kepada BPMTSP untuk segera mencabut izin tersebut,” katanya. Menurut Ahmad, surat rekomendasi yang ditujukan terhadap BPMTSP dibatasi hingga 14 hari, terhitung dikeluarkannya surat rekomendasi dari DTBP.
“Tinggal tunggu dari BPMTSP untuk membekukan IMBG Pasar Modern Cileungsi. Jika dalam batas waktu yang ditentukan tidak segera menyesuaikan, maka Pasar Modern Cileungsi akan dicabut atau izinnya dibekukan,” tuturnya.
Sekadar diketahui, surat rekomendasi tersebut di antaranya surat peringatan ke-1 No.640/299/CLS/XII/15 tertanggal 28-12 2015, surat peringatan ke-2 No 640/02-12/CLS/1/16, tertanggal 11-01-2016, surat ke-3 No.503/94.TB DTBP tertanggal 25-1-2016, surat pelimpahan data surat peringatan No.503/246.TB. DTBP tertanggal 02-02-2016 ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor dari Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman, kemudian IMBG pemutakhiran data No.648/003.2.HL/00232/BPMTSP/2015 tertanggal 15 Juni 2015 atas nama Aswar Mudo untuk Ruko di Desa Cileungsikidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.(sep/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *