PSK Kalijodo pindah ke Bogor

by -

METROPOLITAN.ID – Rencana pembongkaran kawasan Kalijodo di Penjaringan, Jakarta Utara, membuat sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang biasa mangkal di sana mulai waswas. Berbagai cara pun dilakukan demi menyambung hidup dengan mencari tempat lain. Nah, Bogor pun menjadi salah satu tujuan para wanita penghibur ini.
Berbagai kabar mulai terlontar kalau Bogor merupakan potensi untuk PSK itu bernaung mencari tempat kerja baru. Dibarengi dengan tempat panti pijat yang berdiri bebas di Bogor, menjadi destinasi para PSK pindah mencari mata pencaharian yang baru.
Informasi yang dihimpun, sejumlah tempat pijat di kawasan Cibinong didatangi PSK yang mulai menawarkan diri menjadi pekerja. Salah satu pemilik panti pijat bahkan mengaku sudah kedatangan PSK Kalijodo. “Mereka antisipasi takut kalau Kalijodo digusur,” kata seorang pemilik panti pijat plus-plus di Kabupaten Bogor.
Pemilik panti pijat itu pun bersiap memberi kesempatan bagi yang ingin mencari nafkah di tempatnya. “Kami tampung saja untuk menambah pegawai,” imbuhnya.
Salah satu PSK Kalijodo kabarnya datang ke Bogor demi mencari tempat baru. Sebab, Kalijodo nampaknya akan benar dibongkar Pemprov DKI Jakarta. “Kalau digusur terus kita tidak diberi tempat lagi bagaimana nasib saya dan anak saya nanti,” kata seorang PSK.
Bahkan saat ini tarif PSK di Kalijodo pun turun. Beberapa kafe yang menyediakan jasa ‘cinta sesaat’ memilih banting harga. “Biasanya sekali main, tarifnya Rp200 ribu. Sekarang Rp100 ribu saja deh,” kata seorang PSK, Yani.
Ia mengaku sudah dua tahun bekerja di kafe yang menyediakan bir dingin dan kehangatan. “Saya dari Tasik (Tasikmalaya). Kata bos siap-siap pindah,” ujarnya.
Menurut Yani, teman-temannya yang lain sebagian sudah pulang, sedangkan Yani masih bertahan karena tak punya cukup uang untuk ongkos pulang. Biasanya, Yani dapat persenan atas jasanya sebesar 50 persen. Dengan tarif Rp200 ribu, Yani menyetor ke bos Rp75 ribu dipotong biaya kamar dan keamanan. “Sebenarnya nggak mau pulang, tapi gimana,” ujarnya.
Sementara itu seakan tak mau kecolongan, Satpol PP Kabupaten Bogor mulai melakukan antisipasi terhadap wilayah yang diduga sering jadi tempat lokalisasi.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Satpol PP Kabupaten Bogor Asnan memastikan bakal melakukan antisipasi pengawasan terhadap PSK Kalijodo yang kabarnya akan hengkang ke Kabupaten Bogor. “Kami akan mendatangi satu per satu tempat refleksi yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Asnan.
Asnan menjelaskan, hingga kini belum mendapat laporan PSK Kalijodo sudah masuk ke wilayah Bogor. Tak mau kecolongan, pihaknya akan memperketat dengan melakukan pemantauan di tempat yang diduga menjadi sarang prostitusi. “Kalau Kabupaten Bogor kebanyakan terselubung tidak seperti di Kalijodo. Namun, kami akan terus melakukan pengecekan,” ujarnya.
Asnan memastikan jika ditemukan adanya PSK Kalijodo ataupun lainnya tentu akan melakukan penindakan sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (TIBUM). “Kami akan data dan lakukan pemulangan ke daerahnya masing-masing,” ujar Asnan.

Baca Juga  Bidikan Zidane untuk Pogba

AHMAD DHANI BIKIN HEBOH
Sementara itu, Bos Republik Cinta Manajemen yang digadang-gadang sebagai bakal calon gubernur DKI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengaku sudah menyiapkan pasukan untuk mengantisipasi bentrok saat penertiban kawasan Kalijodo.
”Kami siapkan Banser 200 hingga 1.000 (personel) untuk menengahi agar petugas pemerintah tidak terlalu kasar dan warga tidak terlalu melawan. Kita akan mengawasi petugas yang kasar,” kata Ahmad Dhani saat blusukan ke kawasan Kalijodo.
Dhani mengaku menerjunkan Banser untuk membela warga Kalijodo. Banser akan bertugas mengawasi dan mencegah penggusuran yang biasanya diikuti tindak kekerasan.
Ayah empat anak ini kembali menegaskan kedatangannya ke lokalisasi Kalijodo bukan dalam rangka kampanye untuk menjaring suara dalam pemilihan gubernur DKI 2017. ”Saya ke sini sebagai Dewan Pembina Ansor DKI, bukan sebagai alat ajang kampanye 2017,” imbuhnya.
Kedatangan Ahmad Dhani disambut hangat warga sekitar. Namun, Dhani tak banyak memberi janji lokasi itu bakal batal dibongkar. Bos Republik Cinta Management itu mengaku tak bisa memberi janji pembatalan penertiban, sebab bukan wewenangnya.
Meski demikian, suami Mulan Jameela itu berjanji mengusahakan masyarakat Kalijodo dan Pemprov DKI tidak ricuh saat dilakukan pembongkaran. ”Paling saya hanya bisa menjembatani antara warga dan Pemda agar tidak ada bentrokan,” kata Dhani.
Seperti diketahui, Kalijodo di­ketahui sebagai area prostitusi ilegal legendaris di Jakarta. Atas dasar itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok berniat segera lakukan pembongkaran.
Di tempat terpisah, tokoh Kalijodo Daeng Aziz mengadu ke Komnas HAM terkait rencana Ahok merelokasi warga lantaran karena menempati lahan hijau. Setelah ke Komnas HAM, Aziz juga mengaku ke DPRD DKI Jakarta Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. (rez/c/mer/dtk/kri/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *