Fadli Zon Brondong Jokowi dengan Kritikan

by -

METROPOLITAN – Wakil Ketua DPR seperti tak penah habis tenaga dan amunisi mengkritik pemerintahan presiden. Politikus Partai Gerindra itu melihat masih banyak kebijakan yang diambil tak sesuai keinginan rakyat.
Salah satu yang jadi perhatian adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia menegaskan, pertimbangan kepastian dan penegakan hukum juga harus diperhatikan. ”Jangan jadi jalan keluar yang dipaksakan. Ini bahaya bagi sistem hukum dan mencederai rasa keadilan dan kepastian hukum,” tegasnya.
Menurut Fadli, bagi yang perkaranya dikesampingkan, secara implisit diduga bahwa pihak yang diperkarakan memang telah melakukan pelanggaran hukum dan telah melalui proses penyidikan di kepolisian dengan barang bukti serta sudah dilimpahkan ke Kejaksaan walaupun belum tentu bersalah.
Dia melihat, dalam kasus AS dan BW, deponering akan jadi beban hukum dan beban moral bagi keduanya. ”Ini tidak bagus bagi keduanya dan tak membuat mereka bersih dari dugaan kesalahan. Sehingga deponering hanya akan menjadi catatan sejarah mereka. Deponering jangan sampai mengganggu keadilan hukum dan menjadi yurisprudensi ke depannya,” jelas Fadli.
Fadli punya amunisi lain untuk menyerang pemerintahan Jokowi. Dia mengkritik Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Mineral sengaja dimasukkan dalam kabinet agar bertindak vokal. Maka dari itu, dia tak heran berujung seteru dengan Menteri ESDM Sudirman Said terkait rencana pembangunan kilang gas abadi di Lapangan Gas Abadi Blok Masela.
Perdebatan tersebut menyoal pembangunan kilang lepas pantai atau offshore, sementara mendukung pembangunan di darat atau onshore. Menanggapi hal tersebut, menurut Fadli justru memunculkan kultur yang buruk di pemerintahan.
”Tapi memang ada menteri yang saya kira seperti itu membuat suatu kegaduhan beberapa kali yang lalu juga, saya nggak tau apa maksudnya seperti itu. Apakah ini disengaja oleh presiden saya tidak tahu. Tapi kalau itu pun disengaja, saya kira strategi yang salah. Karena ini memberi sinyal yang buruk bagi investor, calon investor, para pengusaha. Karena mereka akan menganggap bahwa pemerintahan ini tidak jelas,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, baru-baru ini.(mc/sal/wan)

Baca Juga  Erick Salut Perempuan Mandiri Tanahsareal Dukung Jokowi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *