Jaminan Modal 30 Persen, Pengusaha Ngahuleng

by -

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Sejumlah calon investor yang menyatakan minat mengikuti Beauty Contest Revitalisasi Blok F Pasar Kebonkembang kemarin diundang Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) dalam kegiatan ’Aanwijzing’ (pemberian penjelasan, red) di rooftop Blok A Pasar Kebonkembang. Ada hal unik dalam kegiatan tersebut. Ketika panitia Beauty Contest menyampaikan persyaratan administratif, para calon investor malah ngahuleng alias bengong. Terutama saat penjelasan persyaratan poin enam.

Data dan fakta Persyaratan Administrasi

  1. Akte pendirian perusahaaan
  2. SIUP dan SIUJK
  3. TDP
  4. NPWP
  5. Pengesahan PT dari kemenkumham
  6. Deposito atau bank garansi yang diterbitkan oleh bank umum pemerintah sebagai jaminan pelaksanaan 30% dari nilai proyek
  7. Neraca keuangan
  8. Pengalaman perusahaan dalam pembangunan pasar tradisional
  9. Tidak pernah dinyatakan pailid oleh pengadilan
  10. Bukti pembayaran pajak perusahaan dalam kurun waktu 20 tahun terakhir

Direktur Operasional (Dirops) PD PPJ Syuhaeri Nasution mengatakan, selain harus mempunyai pengalaman mem­bangun pasar tradisional dan memiliki kemampuan finansial yang baik, peserta juga diminta mensyaratkan deposito berjangka atau deposito sebagai bentuk jaminan dari peserta.

”Syarat deposito atau bank garansi ini nilainya 30 persen dari nilai RAB yang peserta usulkan. Misalnya nilai RAB mereka Rp100 miliar, maka harus serahkan billing depositonya sebesar Rp30 miliar atau 30 persen,” jelasnya.
Jadi, lanjut dia, hal itu tak terbatas pada deposito, tapi juga mereka (investor, red) boleh melakukan bank garansi yang diterbitkan bank umum pemerintah. Nantinya uang jaminan bisa dicairkan jika pengerjaan bangunan mulai terlihat secara fisik. Jika pekerjaan sudah mencapai 55 persen, maka PD PPJ akan mencairkan uang jaminan 50 persen. Jika pekerjaan sudah mencapai 75 persen, maka PD PPJ mencairkan 70 persen.

Jika sudah 100 persen, PD PPJ mencairkan 95 persen. Sementara lima persen itu untuk masa pemeliharaan selama 6 bulan. Jika sudah selesai, semuanya akan dicairkan. “Hal itu dilakukan untuk menjamin proses revitalisasi. Sebab, kalau tidak seperti itu dikhawatirkan proses revitalisasi ini mangkrak,” paparnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Panitia Beauty Contest Rizal Utami menjelaskan, dalam tahapan aanwijzing telah dipaparkan kepada ketujuh peserta Beauty Contest mengenai Kerangka Acuan Kerja (KAK) sesuai yang diharapkan PD PPJ. ”Semua peserta hadir, ada tujuh. Tadi empat yang dikuasakan. Tapi itu sah karena dengan dilampiri surat kuasa di atas materai,” pungkas Rizal. (mam/b/ram/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *