Perbaikan di Yasmin, Macetnya di Underpass Sholis

by -

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah pusat di Jalan KHR Abdullah bin Nuh, ternyata banyak merugikan masyarakat. Selain memberikan dampak kemacetan di Jalan KH Sholeh Iskandar (Sholis) dan Jalan KHR Abdullah Bin Nuh, betonisasi yang dilakukan kontraktor PT Rama Abdi Pratama ini juga dilakukan siang hari. Sehingga mengganggu pengguna jalan serta pedagang di jalan yang kerap disebut Jalan Yasmin itu.

Pengguna jalan, Chandra Runi (36), mengatakan, seharusnya sebelum pengerjaan betonisasi, diadakan sosialisasi terlebih dulu agar masyarakat dapat memilih jalur alternatif. “Jalan ini tiba-tiba diperbaiki dan bikin macet sampai underpass di Jalan Sholis. Seharusnya ada pemberitahuan dulu biar kita bisa memilih jalan alternatif lainnya,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.

Menurut Chandra, perbaikan seharusnya dilakukan malam hari, sehingga tidak mengganggu pengendara lain. “Kalau siang banyak masyarakat yang beraktivitas. Sehingga sangat terganggu. Tapi kalau malam penggunanya sedikit jadi dampaknya tidak begitu besar,” terangnya.

Betonisasi yang dilakukan dengan batas waktu 300 hari kalender, menurut pria keturunan Tionghoa ini, terlalu lama. “Kalau pengerjaannya sampai 10 bulan, bukan hanya waktu yang dirugikan, tapi semuanya. Apalagi yang mempunyai bisnis pengiriman barang, itu sangat dirugikan,” paparnya. (mam/b/ram/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *