10 Kepala SDN Lolos Seleksi Jadi Pengawas

by -

BOGOR – Setelah melalui seleksi di Pusat Pelatihan Keterampilan Sekunder (P2KS) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) di Solo, Jawa Tengah, seba­nyak sepuluh kepala SDN dari empat kecamatan akhirnya menjadi pengawas Sekolah Dasar (SD).

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepe­gawaian Dinas Pendidikan Kota Bogor, Ayub Cahyono mengatakan, pengang­katan kepala sekolah menjadi pengawas telah sesuai Peraturan Menteri Pen­dayagunaan Aparatur Negara dan Re­formasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 21 Tahun 2010 tentang jaba­tan fungsional dan angka kreditnya. “Ditambah dengan hasil dari seleksi pelatihan di LP2KS,” tutur Ayub.

Ia menjelaskan, untuk men­jadi pengawas setiap kepala sekolah harus mengikuti berbagai tahapan dan se­leksi yang diselenggarakan LP2KS. Di antaranya tes po­tensi akademik atau psikotes, tes tertulis yang meliputi kompetensi keprofesian, pe­dagogik, supervisi, manage­rial dan akdemik serta peni­laian wawancara.

Sementara syarat yang lain yaitu batas maksimal usia para calon pengawas 55 tahun saat diangkat dan golongan paling rendah yakni III C. ”Kesepuluh calon pengawas ini tinggal menunggu peng­angkatan dan penugasan serta mengikuti tahap terakhir Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Sebab, kami sudah mengajukan dan menyera­hkan kepada walikota. Jadi, mereka menunggu SK dari walikota,” jelasnya.

Namun, lanjut Ayub, proses peng­angkatannya, para calon pengawas harus sedikit bersabar. Sebab, pro­sesnya secara bertahap dan sesuai kebutuhan. Sedangkan tahun ini se­dikitnya ada dua orang yang akan diangkat. Karena untuk mengisi ke­kosongan. ”Dari sepuluh kepala SDN itu, di antaranya empat kepala SD dari Kecamatan Bogor Selatan, dua dari Bogor Tengah, dua dari Bogor Barat dan dua dari Bogor Utara,” ujar­nya.

(her/tur/ar/feb/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *