300 Mobil Dinas Bisa Dipakai Mudik

by -

CIBINONG – Kebijakan Bupati Bogor Nurhayanti dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi yang menyetujui pemakaian mobil dinas untuk mudik, membuat sejumlah Pegawai Negeri Si­pil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merasa senang. Sebab, mereka hanya mengelu­arkan uang bensin untuk melakukan mudik ke kampung halamannya.

Kepala Bidang Pengelolaan Barang Daerah pada Dinas Pengelolaan Keu­angan dan Barang Daerah Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana mengata­kan, ada 3.000 kendaraan dinas yang dimiliki pemkab. Menurut dia, jika bu­pati sudah merestui kendaraan dinas dapat digunakan untuk mudik para PNS, maka ia pun tidak akan mengambil ken­daraan operasional di sejumlah instan­si di lingkungan pemkab. “Kalau Ibu sudah bicara boleh ya kita harus ikuti saja,” ujarnya.

Baca Juga  Pengiriman KTP ke Rumah-rumah Masih Terbatas

 Dari 3.000 kendaraan dinas, lanjut Iman, sekitar 300 ken­daraan yang dapat digunakan mudik. Sebab, beberapa ken­daraan lainnya adalah ken­daraan operasional seperti truk sampah, truk pemadam kebaran dan beberapa yang lainnya. “Tidak semua bisa digunakan karena kendaraan dinas ada yang berupa truk, motor dan mobil sedang,” terangnya.

Iman berharap dengan di­gunakannya mobil dinas tersebut, para PNS dapat menjaganya dan bertanggung jawab jika sesuatu hal ter­jadi. Terlebih, kendaraan tersebut digunakan bukan saat bertugas. “Harus dijaga dengan baik dan kalau ter­jadi apa-apa pengguna harus bertangung jawab penuh,” paparnya.

Sebelumnya Bupati Bogor Nurhayanti menyetujui jika kendaraan dinas digunakan untuk mudik para PNS. Sebab jika ditinggalkan mudik dik­hawatirkan mobil-mobil ter­sebut hilang atau mengalami kerusakan. “Daripada diting­gal di rumah, malah nanti ada apa-apa. Jadi lebih baik diguna­kan untuk mudik dan lebih bermanfaat,” katanya.

Baca Juga  3 Sarana Tingkatkan Kualitas saat Ramadan

Selain itu, kata Nurhayanti, pemkab tidak memiliki penam­pungan untuk seluruh mobil dinas di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mencapai 350 unit. “Memang tidak ada juga tempatnya. Jadi, boleh dipakai mudik asal­kan dirawat. Sebab itu memang kewajiban yang menggunakan­nya,” jelasnya.

(mam/b/els/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *