Pendapat Ulama Gay Amerika Soal Penembakan Massal Orlando

by -

METROPOLITAN.ID  –  Kejadian penembakan massal di sebuah klub gay Pulse, Orlando pada Minggu (12/6) pekan lalu memang bikin siapapun terhenyak. Sedikitnya ada 50 orang yang tewas oleh aksi Omar Mi Seddique Mateen, pria berusia 29 tahun yang bersumpah setia ke ISIS sesaat sebelum kejadian itu. Karena ulah Omar, kini publik Amerika kembali mengalami Islamophobia.

Apalagi calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump menyebutkan jika Islam radikal adalah kelompok yang anti gay dan anti Amerika. Bicara soal insiden Orlando yang menyudutkan Islam karena agama itu tidak membela hak kaum LGBT, Daaiyie Abdullah pun angkat bicara. Jika kamu tak tahu, Abdullah adalah ulama Islam Amerika Serikat yang jadi satu dari delapan ulama Islam di dunia yang terang-terangan mengaku sebagai gay.
a kelahiran Detroit berusia 62 tahun itu memang tak terlahir dalam keluarga Muslim. Abdullah memilih jadi mualaf kala belajar di China saat berumur 33 tahun. Sejak itu Abdullah memilih mendalami Islam di Mesir, Yordania dan Suriah. Abdullah pun menyadari jika umat Islam yang LGBT membutuhkan keperluan rohani sehingga dirinya memilih jadi imam untuk golongan minoritas itu, seperti dilansir Times of India.
Menanggapi insiden berdarah Orlando dan komentar ayah Omar bahwa pelaku melakukan aksi gilanya itu karena kesal melihat sesama pria berciuman, Abdullah pun angkat bicara. “Bukankah setiap pria di negara Muslim juga melakukan hal itu (berciuman)? Saya mencium pria di negara Muslim dan itu bukan suatu hal seksual, melainkan tindakan persahabatan. Tak ada yang salah dengan Al-Quran. Yang jadi masalah adalah bagaimana orang memandang dan menafsirkannya,” papar Abdullah.
Secara jujur, Abdullah memang cukup terkejut saat mengetahui jika pelaku insiden itu adalah seorang imigran keturunan Islam. Namun menurut Abdullah, tidak ada kelompok LGBT yang membenci umat Islam setelah kejadian itu. Bicara lebih lanjut soal LGBT, Abdullah pun mengeluarkan pendapat yang cukup kontroversi.
“Tak ada ayat Al-Quran yang melarang homoseksual. Memang disebutkan soal pria yang tidak bernafsu terhadap perempuan dan perempuan yang tidak bisa hamil. Seperti di surat An-Nur ayat 31 dan 31, terutama di ayat 32 tidak disebutkan jenis kelamin untuk pernikahan. Saya menemukan tafsir positif soal homoseksualitas dalam Al-Quran. Saat ini ada 12 ulama gay di dunia dengan delapan di antaranya sudah berani mengaku,” tutup Abdullah.
(HorasSumutNews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *