Pengacara Jessica Menolak Barang Bukti Celana Panjang Selasa, 31 Mei 2016 — 22:22 WIB

by -

METROPOLITAN.ID | DEPOK –  Kuasa Hukum Jessica Kumala Wongso mempertanyakan dua sampel celana panjang yang menjadi barang bukti kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

Penyidik Polda Metro Jaya melampirkan 37 barang bukti ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Termasuk dua sampel celana panjang.

“Kami tepis itu, kita bicara hukum, akan kita tolak dan juga hakim akan menolak. Kalau nanti hakim keberatan, kita tolak lagi, itu artinya hakim keblinger,” ujar Hidayat Bostam, kuasa hukum Jessica, kepada wartawan, Selasa (31/5/2016).

Menurutnya, dua sampel celana yang dibeli penyidik tak layak disebut sebagai barang bukti. Alasannya, celana itu bukan celana yang dipakai Jessica saat kejadian.

“Alat bukti itu ya yang melekat dalam sebuah tindak pidana,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, sebelumnya mengakui penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum membeli celana itu sebagai contoh. Alasannya, celana yang dipakai Jessica saat kejadian telah hilang setelah dibuang karena robek.

Celana itu, menurutnya, disertakan sebagai barang bukti karena ada perbedaaan keterangan antara Jessica dengan pembantunya. Polisi memang mencari-cari celana yang telah dibuang itu, namun tak menemukannya.

Jessica ditetapkan sebagai tersangka setelah Mirna tewas usai minum es kopi Vietnam di Olivier Cafe. Dalam pemeriksaan polisi, diketahui ada racun sianida dalam kopi yang ditenggak Mirna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *