Penjualan Honda BeAT Lebih ’Kenceng’

by -

METROPOLITAN – Selama Juni 2016, Honda BeAT sudah terjual sebanyak 84.000 unit. Honda pun optimistis sku­tik entry levelnya ini bakal kian kencang penjualannya. Apalagi, Honda sedang mengadakan program ”BeAT Pesta 10 Juta” untuk mengapresiasi kesetiaan dan kepercayaan konsumen yang te­lah memilih Honda BeAT, sehingga penjualannya mencapai 10 juta unit.

General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan, program tersebut sudah jalan sekitar 20 hari. “Sambutan konsumen luar biasa. Me­reka antusias mengikuti program ini,” kata Thomas, kemarin.

Tercatat mulai 1-19 Juni 2016, Honda BeAT series telah terjual sekitar 84.000 unit di seluruh Indonesia. Akhir Juni ini, estimasi penjualan BeAT akan naik seki­tar 15 persen dari penjualan bulan sebelumnya. AHM juga menyiapkan beragam hadiah menarik untuk konsumen yang membeli Hon­da BeAT pada periode terse­but. Mulai dari 10 keping emas 100 gram, 100 unit motor Honda BeAT eSP tipe cast wheel (CW) hingga 1.000 tabungan senilai Rp1.000.000.

Baca Juga  Hore... Ada Bazar Celana Jeans di Cibinong Square

”Kami berharap program ini dapat mengapresiasi loyalitas konsumen se­kaligus membantu memenuhi kebutu­han konsumen terhadap sepeda motor Honda jelang Idul Fitri,” ujarnya.

Di tempat terpisah, PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat mendukung kampanye pemerintah melakukan perubahan penggunaan kantong sampah plastik untuk kegiatan sehari-sehari.

General Manager Sales, Marketing and Logistik DAM Lerri Gunawan men­jelaskan, program penggunaan reusable bag merupakan salah satu aktivitas Program CSR DAM yang memiliki tajuk ’Jabar BerDAYA’. “Penggunaan reusable bag merupakan dukungan kami untuk Gerakan Indonesia Bebas Sampah dan mengurangi penggunaan kantong plas­tik di masyarakat,” ujarnya.

Bahkan, sambung dia, pihaknya be­kerja sama dengan Bandung Clean Action dan Yayasan Sinergi untuk pelaksanaan kampanye penyebaran kantong belanja ulang. Kantong belanja ulang ini bisa didapatkan seharga Rp20.000 melalui penjualan online maupun offline. “Hasil penjualan akan dimanfaatkan untuk dana pemberdayaan ekonomi rekan-rekan difabel,” pungkasnya.

Baca Juga  Kereta Cepat JKT-BDG Dicek Jokowi Oktober

(dtk/er/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.