PPI sebar 2,5 ton gula pasir murah di Sulsel

by -
<p>Petugas mengemas gula kristal putih untuk warga saat digelarnya pasar murah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/5). Pasar murah yang menjual gula kristal putih seharga Rp12.500 per kilogram dan bawang merah Rp25.000 per kilogram tersebut untuk menstabilkan harga di pasaran saat ini, sementara untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jelang Ramadan, PT PPI akan mendistribusikan 300 ton gula kristal putih ke sejumlah wilayah di Makassar dan Pare-pare. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/foc/16.</p>

METROPOLITAN.ID | BERITA HARI INI – MAKASSAR. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyiapkan 2,5 ton gula pasir murah pada hajatan Pasar Murah Peduli Rakyat yang diselenggarakan Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel). Pasar murah ini dilakukan bekerja sama dengan sejumlah BUMN di Pelabuhan Paotere, Makassar, Selasa (14/6).

“Gula pasir ini kami jual seharga Rp12.500 per kg,” kata Salesman PPI Abd. Rahim yang ditemui di sela pelaksanaan Pasar Murah Peduli Rakyat.

Pembelian gula pasir di pasar murah yang berlangsung selama satu hari tersebut, juga dibatasi untuk setiap konsumen. “Setiap orang hanya boleh membeli maksimal 4 kg,” kata dia.

PPI ditunjuk oleh Disperindag Sulsel untuk menjual gula pasir murah di berbagai lokasi pasar murah. “Sebelumnya kami telah melaksanakan di Jalan Cenderawasih, dan Abu Bakar Lambogo, dan biasanya habis diserbu konsumen,” jelasnya.

Selain gula pasir, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai bahan kebutuhan pokok lain dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Beras misalnya, dibanderol Rp 7.500 per kg, bawang merah Rp 25.000 per kg, dan minyak goreng kemasan 2 liter Rp 24.000 per kg.

Dalam pasar murah yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini, juga dijual paket sembako murah bagi masyarakat pra sejahtera. Paket sembako senilai Rp 160.000 tersebut dijual seharga Rp 50.000 khusus bagi masyarakat pra sejahtera.

(kontan.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published.