Saeni Mau Pulang Kampung lalu Berobat

by -

METROPOLITAN – Razia yang dilakukan pe­tugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Serang, Banten, masih membekas di hati pedagang warteg, Saeni. Wanita berusia 53 tahun itu mengaku akan tutup selama Ramadan dan mu­dik ke Indramayu, kampung suaminya.

”Mau buka lagi abis Lebaran, puasa gini nggak mau buka lagi,” kata Saeni, kemarin. Saeni mengaku sejak digerebek dan makanannya diangkut Satpol PP, dia tak lagi buka. Namun bantuan datang untuknya.

Biasanya saat gantian ber­dagang di kampungnya dia bekerja serabutan. Entah di sawah, kadang juga mem­bantu tetangganya. Untuk penghasilan di warteg, Saeni mengaku sebulan mendapat sekitar Rp1,5 hingga Rp2juta.

Kondisi di warung Saeni memang sama sekali tidak buka. Tak ada aktivitas ber­dagang dan tidak ada maka­nan di etalasenya. Saeni juga menutup warungnya dengan spanduk, meski tak berjua­lan.

Seperti diketahui, apa yang dialami Saeni mengundang belas kasihan publik. Tak heran ketika penggalangan dana dilakukan seorang ko­mika @dwikaputra, uang yang terkumpul hingga ratusan juta rupiah dari pengguna media sosial. ”Dapat Rp10 juta dari presiden, ada dari pelawak, terus orang Prancis ada yang ngasih Rp3 juta. Dari kompas Rp1 juta. Sudah dapat Rp 16,5 juta,” akunya.

Saeni juga mendapat ban­tuan dari Mendagri Tjahjo Kumolo. Saeni mengaku soal uang sumbangan Rp200 juta dia belum tahu. ”Yang Rp200 juta belum tahu kapan dicairin. Belum ketemu juga yang mau ngasih. Saya tahu dari teman bilang Bu Eni mau dapat uang banyak mau da­pat Rp200 juta,” ujarnya.

Lalu untuk apa saja uang itu bila dia terima? ”Seneng orang ngasih duit gede. Seneng sampe nangis. Buat pulang kampung sama buat berobat. Sakit panas dingin terus dada sakit,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Saeni pemilik warung makan di Serang, Banten yang dirazia petugas Satpol PP lantaran berjualan di siang hari saat bulan Ramadan, tak meny­angka musibah yang dialami­nya justru berujung berkah. Netizen ramai-ramai mengum­pulkan uang untuknya. Jum­lahnya mencapai Rp265.534.758.

Begitu mendengar nomi­nalnya, wanita berusia 53 tahun itu terkejut. Setelah mengucapkan kata ’Alham­dulillah’, ia pun menangis. ”Saya belum pernah neng, pegang duit segede itu…” kata saeni. Donasi yang di­kumpulkan untuk memban­tu Saeni ditutup. Terkumpul dana senilai Rp265.534.758.

(mer/dtk/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.