Tragedi Mahasiswa UI, Jerat Leher Setelah Ditemui Orang Tua

by -

METROPOLITAN.ID | DEPOK –  Polisi memastikan kematian Vinsensius Billy, mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, di kamar kosnya karena bunuh diri.

“Kesimpulan awal adalah kematian korban mahasiswa FEB UI ini lantaran bunuh diri dengan cara menggantung diri di kamar kosnya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Teguh Nugroho, Selasa, 31 Mei 2016.

Jasad Billy ditemukan tergantung di kamarnya oleh petugas kebersihan di rumah kos Unica Tower G lantai 3 kamar G303 pada Selasa pagi. Kompleks rumah kos ini terletak di Jalan Transmisi Nomor 26, RT 4 RW 3, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, tim identifikasi Polresta Depok mendapati pintu kamar Billy terkunci dari dalam. Korban yang memiliki tujuh lilitan tali di lehernya itu juga mengeluarkan kotoran bercampur air seni. “Keluarga tadi menolak untuk diautopsi,” ucapTeguh.

Adapun berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, mahasiswa semester VIII itu nekat mengakhiri hidupnya karena tidak kuat memikul beban perkuliahan dan nilainya anjlok. Selain itu, korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan sudah lama sering mengeluh sakit kepala.

Dwi Putra, rekan kos Billy yang menghuni kamar 302, tepat di seberang kamar korban, mengatakan tidak terdengar aktivitas Billy sejak malam sebelumnya. “Anaknya memang tertutup,” ujarnya. “Kemarin, kata orang tuanya, dia sakit. Tapi pas dibawa ke rumah sakit, tidak diketahui penyakitnya apa.”

Keterangan yang sama dituturkan Maryati, petugas kebersihan yang menemukan jasad Billy sudah tergantung sekitar pukul 08.15. Saat itu dia mengaku sedang membersihkan lorong di depan kamar mahasiswa berusia 21 tahun tersebut. “Saya lihat dari jendela yang terbuka, Billy sudah tergantung. Kamarnya berantakan,” tuturnya.

Ia mengatakan terakhir kali melihat Billy sekitar pukul 20.00 pada hari sebelumnya. Menurut dia, Billy keluar untuk mencari makam malam setelah orang tuanya datang berkunjung ke kamarnya. “Kalau ditanya, ya dijawab. Kalau tidak, ya orangnya diam,” ucapnya tentang Billy.

Berikut ini bukti awal yang didapat polisi
1. Ada tali yang mengikat dan direntangkan ke sisi kanan dan kiri, masing-masing ke tiang penyangga gorden dan ujung lemari. “Kami sudah rekonstruksi, semua (posisi ikatan) bisa dilakukan sendiri.”
2. Leher Billy terjerat tujuh putaran tali. “Jeratan yang kuat di bawah telinga menyebabkan korban cepat tewas.”
3. Tidak ada indikasi kekerasan fisik. Selain itu, kotoran keluar dari dubur korban.
4. Ada keterangan bahwa Billy tidak kuat memikul beban perkuliahan dan nilainya anjlok.
5. Ada keterangan bahwa sosok Billy tertutup dan sudah lama mengeluh sakit kepala.

(metro.tempo.co)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *