Mayat di Sukaraja Itu ternyata Maman

by -

METROPOLITAN – Misteri penemuan mayat yang mengambang di Sungai Ci­pakancilan, Kampung Cilebut Peledang, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya terungkap. Mayat tersebut diketahui bernama Mamat alias Neo warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Ke­mang, Kabupaten Bogor. Identitas Mamat terungkap setelah polisi menemukan kartu sim alias SIM Card te­lepon seluler yang masih tersimpan di dalam celana Mamat.

Perwira Unit Reskrim Polsek Sukaraja AKP Dali Saputra mengatakan, setelah mene­mukan SIM Card dalam ce­lana korban, pihaknya langs­ung mengaktifkannya dan melihat daftar kontak yang ada di dalamnya. Beruntung, ada beberapa nama yang tersimpan dan masih bisa dihubungi.

“Di kontaknya ada nama teman perempuannya dan langsung kami hubungi. Ke­mudian perempuan tersebut meneruskan ke keluarga kor­ban,” ujar Dali kepada Met­ropolitan, kemarin. Atas in­formasi tersebut, kelurarga korban langsung menda­tangi Polsek Sukaraja, kema­rin. Keluarga pun lantas membawa korban untuk kemudian disemayamkan.

Menurut Dali, dugaan se­mentara korban meninggal dengan tidak wajar. Sebab, ditemukan sejumlah tanda kekerasan di tubuh korban. Namun demikian, polisi ma­sih menyelidiki kemungkinan tersebut dan melakukan pen­dalaman lebih lanjut.

“Dugaan awal korban me­ninggal karena kekerasan. Tapi kami belum tahu secara spesifik karena hasil peme­riksaannya belum keluar. Kami masih lakukan penyeli­dikan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, mayat korban ditemukan di Sungai Cipakancilan, Kam­pung Cilebut Peledang, Ke­lurahan Cilebut Timur, Ke­camatan Sukaraja, Kabupaten Bogor sekitar pukul 09:30 WIB. Awalnya, warga sempat mengira benda mengambang tersebut merupakan sebuah boneka.

(fin/b/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *