Sampah Pasar Cicangkal Dibiarkan Menumpuk

by -

RUMPIN – Sampah Pasar Cicangkal di­keluhkan para pengunjung saat berbe­lanja. Pasalnya, sampah dibiarkan me­numpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

Sejumlah warga Desa Sukamulya dan pedagang Pasar Cicangkal pun mengelu­hkan hal ini. Mereka mengancam mogok bayar retribusi kebersihan karena banyak sampah yang belum diangkut sejak Leba­ran dan menimbulkan bau tak sedap.

Pemilik cucian mobil RMC di Kampung Pasar, RT 01/03, Desa Sukamulya, Keca­matan Rumpin, Yandi (40) mengaku kerap terganggu dengan bau busuk tersebut. Ia pun tidak mengetahui secara pasti menga­pa sampah tidak segera diangkut, padahal pedagang di pasar banyak yang mengelu­hkannya. ”Bayangkan saja setiap hari saya harus menghirup bau sampah tersebut,” katanya kepada Metropolitan, Minggu (24/7).

Hal senada juga dikatakan seorang pe­dagang di Pasar Cicangkal, Agus (36). Ia mengaku tumpukan sampah yang mem­busuk membuat omzetnya menurun. Sebab, pembeli menjadi berkurang karena enggan menghirup bau sampah tersebut. ”Bau busuk itu membuat pembeli pada kabur dan memilih belanja di tempat lain,” ucapnya.

Hasil pantauan Metropolitan, minimnya petugas kebersihan Pasar Cicangkal meny­ebabkan banyak pengunjung menutup hi­dungnya saat masuk pasar.

(sir/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *