KIOS IMIGRAN DI WARUNG KALENG BAKAL DIBONGKAR?

by -

CISARUA – Pasca dilay­angkannya surat pengo­songan lapak-lapak yang akan dibongkar Satpol PP Kabupaten Bogor, keada­an semakin memanas dan meresahkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Sampay Cisarua yang menggunakan Daerah Milik Jalan (Damija).

Berbagai usaha telah dilakukan para pedagang, dari memundurkan bangu­nannya agar tidak kena bongkar sam­pai mendatangi gedung wakil rakyat di Cibinong. Kendati demikian, me­reka masih harap-harap cemas jelang eksekusi Satpol PP.

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Ranting Cisarua Rudi menegaskan, saat ini berdagang oleh-oleh adalah mata pencaharian masyarakat Cisarua. ”Me­reka bukan tidak mau me­naati aturan, tetapi mereka butuh makan. Harusnya solusi diberikan lebih dulu baru dibongkar. Sebab me­reka berani mengambil risiko seperti itu karena mencari nafkah,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengung­kapkan, harusnya jika ala­san kemacetan yang dija­dikan dasar pembongka­ran Satpol PP, maka toko-toko elit imigran di Warung Kaleng juga harus dibongkar. Sebab di samping melanggar Damija, me­reka juga bukan orang Indonesia. “Lantas kenapa kita sebagai orang Indonesia harus tunduk apalagi tak­luk di ujung jempol kaki mereka. Un­tuk itu saya sangat mendukung jika Satpol PP membongkar toko-toko itu,” ungkapnya.

(ash/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *