DINSOSNAKERTRANS MANUSIAKAN MANUSIA

by -

METROPOLITAN – CIBINONG – Saat ini tercatat sebanyak 25 jenis masalah pada Penyandang Ma­salah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah Kabupaten Bogor dengan total sebanyak 963.312 jiwa. Adapun klasifi­kasi penanganan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di Kabupaten Bogor sebanyak 3.830 jiwa. Karena itu, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Trans­migrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor lakukan manuver pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans Leni Rachmawati menu­turkan, wilayah Kabupaten Bogor sang­at luas yang terdiri dari 40 kecamatan dan 417 desa dan kelurahan. Tak heran terdapat 25 PMKS yang sangat luar bi­asa dan kompleks hingga kini. ”Dalam Peraturan Kementerian Sosial (Kemensos) No 8 Tahun 2012, sebenarnya ada 26 jenis PMKS. Namun wilayah Kabupaten Bogor hanya terdapat 25 jenis PMKS, sebab di Kabupaten Bogor tidak terdapat komunitas adat terpencil,” tuturnya ke­pada Metropolitan.

Adapun permasalahan itu, sambung­nya, ditangani secara terencana. Dalam arti permasalahan itu dipilah karena ada masing-masing bentuk penanga­nannya. ”Seperti rehabilitas sosial, ja­minan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial,” ujarnya.

Leni memaparkan, ke-25 jenis PMKS itu merupakan program kerja utama Dinsos­nakertrans. ”Karena kita harus memanu­siakan manusia, terlebih Kabupaten Bogor ingin menjadi kabupaten termaju di In­donesia,” ujarnya. Secara otomatis, lanjut­nya, tidak boleh membeda-bedakan. Terlebih masyarakat yang termarjinalkan harus mendapat perlakuan yang sama. ”Jadi tidak ada diskriminatif,” tegas Leni di ruang kerjanya.

(yos/c/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *