Dua Hari Gas Melon Menghilang

by -

Metropolitan.id – CIJERUK Keberadaan gas ukuran tiga kilogram atau yang biasa disebut gas melon, di sejumlah warung di Kecamatan Cijeruk sempat menghilang dalam dua hari ini. Tak ayal warga pun kebingungan mencari gas tersebut guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah pedagang mengatakan, gas tiga kilogram kosong karena belum ada kiriman dari agen. Mereka pun belum mengetahui penyebab telatnya pengiriman gas tersebut. “Kosong Mas, soalnya belum dikirim. Nggak tahu kenapa gas hari dan kemarin belum dikirim. Sudah banyak yang datang mau beli tapi sayagnya nggak ada,” ujar pemilik warung di Jalan Raya Tanjung­sari, Desa Tanjungsari yang namanya tak ingin dikorankan.

Seorang ibu rumah tangga, Ihah, mengaku terpaksa menggunakan tabung gas secara bergantian dengan anaknya. Sebab ia sudah coba membeli gas namun dapat jawaban yang sama. “Selalu dijawab kosong ataupun habis,” ungkapnya.

Ihah mengungkapkan, bukan kali ini saja ia kesulitan membeli gas tiga kilogram, namun pernah beberapa kali di Kecamatan Cijeruk gas sempat hilang. “Menantu saya coba membeli dari warung yang terdekat hingga paling jauh. Dari Bantarkambing hingga Pa­lasari nggak berhasil membeli, maka balik lagi dengan tabung gas yang kosong. Biasanya kita beli per tabung hingga Rp20 ribu, sebab kalau nggak ya gimana lagi. Kalau bisa pihak agen jangan sampai telat ngirimnya ke pelo­sok desa agar kami nggak kesulitan belinya. Bukan hari ini saja gas sulit dicari, tetapi sering Mas,” keluhnya.

Pemilik agen gas, Ujang Suparman mem­bantah hilangnya gas tiga kilogram di wilay­ahnya. Menurutnya gas yang ia kirim selalu lancar.

(nto/b/sal/run)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *