2018, Masjid Raya bakal Ada di Setiap Kecamatan

by -

CIBINONG — Indonesia merupakan negara dengan mayoritaskan umat mus­lim, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Bogor, yang terdiri dari 40 kecamatan, 417 desa, dan 18 kelurahan itu. Ken­dati demikian, penyebaran masjid yang menjadi tempat sarana peribatan nampak tak merata di setiap wilayah.

Karenanya, dalam Rencana Pembangu­anan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 pembangunan Masjid Raya dicanangkan Pemerintah Daerah Ka­bupaten Bogor bakal terbangun di setiap kecamatan.

Tak hanya itu, terbangunnya Masjid Raya di 40 kecamatan di Bumi Tegar Beriman, menjadi salah satu visi Kabu­paten Bogor untuk menjadi kabupaten termaju di Indonesia.

Saat ini, informasi yang dihimpun, Masjid Raya baru terbangun di sembi­lan kecamatan. Adapun, pada 2017 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal membangun sedikit 20 Masjid Raya yang memanfaatkan dana APBD, dan sisanya, akan dilanjutkan pada ta­hun 2018 mendatang.

Baca Juga  Dedie Sampaikan Amanat Mendagri di Hari Otda

Menyikapi hal itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten, Mukri Ad­ji mengaku sangat mendukung program visi misi Bupati Bogor tersebut, terlebih program itu merupakan pekerjaan mu­lia, yang tentunya digunakan untuk beribadah. “Ya, terbangunnya Masjid Raya merupakan satu dari 25 penciri Kabupaten Bogor untuk menjadi kabu­paten termaju di Indonesia, semoga di 2018 rampung untuk pembangunan Masjid Raya di setiap kecamatan di Bumi Tegar Beriman,” tuturnya kepada Metropolitan, kemarin.

Dia mengatakan, adapun persyaratan untuk terbangunnya Masjid Raya ya­kni berbadan hukum Republik Indone­sia, dan saat ini Majelis Ulama Indone­sia (MUI) Kabupaten Bogor tengah memfasilitasi pembuatan akta notaris dalam bentuk sertifikat.

“2016, telah terdapat beberapa Masjid Raya yang terbangun, dan tentunya sudah berbadan hukum, dan saya ber­harap sisa pembangunan penciri ini dapat rampung tanpa terkendala se­suatu hal, hingga penciri ini dapat te­realisasi,” imbuhnya.

Baca Juga  DJP Rekrut Mahasiswa jadi Relawan Pajak

Sebelumnya, Bupati Bogor, Nurhayan­ti menjelaskan, pembangunan masjid itu dialokasikan lewat kas desa dan disalurkan ke panitia masing-masing masjid.

(yos/b/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *