BLH Perketat Pengendalian Lingkungan Hidup

by -
METROPOLITAN – Kabupaten Bogor yang
terdiri dari 40 kecamatan, 417 desa dan
17 kelurahan merupakan wilayah teritorial yang cukup luas dibandingkan 26 kota/kabupaten lain di Jawa Barat.
Bahkan, tak sedikit beberapa kecamatan dijadikan lokasi perindustrian maupun pertambangan, seperti di Kecamatan Nanggung, Rumpin, Gunungsindur, Citeureup dan Klapanunggal serta wilayah lainnya di Bumi Tegar Beriman.
Walau kaya akan sumber daya alam,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor
harus siap dengan beberapa dampak
lingkungan yang berakibat bagi kelangsungan makhluk hidup yang ada di wilayah tersebut, termasuk manusia.
Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan (PL) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bogor Endah
Nurmayanti mengaku telah melakukan
berbagai langkah guna mengantisipasi
hal yang tak diinginkan terkait dampak
lingkungan, seperti perencanaan, pencegahan dampak lingkungan, pengawasan dan penegakan hukum. “Semua ada mekanisme yang harus dilalui agar pengendalian lingkungan tetap terjaga.
Tentunya harus ada sinergisitas antar-
SKPD di Kabupaten Bogor untuk mengatasi permasalahan yang ada terkait lingkungan hidup,” tuturnya.
Endah mengaku telah merealisasikan
beberapa tugas, seperti penerbitan izin
dokumen lingkungan, membuat kajian
daya dukung dan daya tampung beban
pencemaran lingkungan, khususnya
pengawasan serta pemantauan terkait limbah industri maupun limbah tambang yang berbahaya bagi makhluk
hidup. “Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap ketaatan perusahaan pada izin lingkungan agar lingkungan tetap terkendali,”
katanya.
(yos/b/sal/py)

Baca Juga  Solskjaer Bertahan di MU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *