449 Keranda Siap Antar Jenazah Warga Cisarua

by -

METROPOLITAN – Bukan mobil mewah pengantar menuju liang lahat. Kendaraan umat muslim di akhir hayat hanyalah besi bernama keranda mayat. Sebuah kendaraan beroda manusia yang disiapkan sejumlah masjid atau surau untuk mengantar jasad ke liang lahat.

USAI jenazah dimandikan, dikafani dan disolatkan, jenazah diangkat mengguna­kan keranda mayat untuk menuju peris­tirahatan terkahir. Hal ini bukan sekadar ritual, melainkan ada kisah dan nilai da­lam penggunaan keranda mayat, yakni penghormatan terhadap jenazah. “Peng­gunaan keranda mayat sudah sejak zaman sahabat Rasullulah. Ini merupakan suatu penghormatan sesama muslim. Di mana dalam hadist dianjurkan untuk mengurus jenazah sesama umat muslim. Mulai dari mengafani, menyolati, mengantar hingga menguburkan jenazah,” ujar tokoh agama, Kecamatan Cisarua Muhamad Fajrulloh.

Baca Juga  Adang Soroti Kemacetan Puncak

Lebih lanjut, Fajrulloh mengatakan bahwa menutupi mayat dikatakan ke­banyakan para ahli ilmu rahimakumul­lah, dianjurkan menutupi keranda mayat perempuan. Di mana hal tersebut bersumber dari sebagian para sahabat radhiallahu anhum. “An-Nawawi rahi­makumullah mengatakan, dianjurkan bagi mayat wanita dibuatkan keranda (peti). Keranda adalah tempat diletak­kan wanita di atas ranjang dan ditutup baju untuk menutupi dari pandangan orang-orang.

Mereka berdalil dengan kisah jenazah Zainab Umul Mukminin radhiallahu anha, dikatakan, beliau adalah orang yang per­tama kali dibawa dengan menggunakan keranda dari kalangan muslimah,”ujarnya.

Sementara itu di Kecamatan Cisarua, terdapat ratusan keranda mayat yang tersebar di setiap kampung untuk menghantar jenazah menuju area pe­makaman. Data Kecamatan Cisarua mencatat, terda pat 449 keranda may­at tersebar di sepuluh desa. “Untuk keranda mayat ada di setiap masjid atau surau. Sekitar 449 kalau dilihat dari jum­lah masjid dan surau,” tutur staf kasi pe­meritahan Ridwan.

Baca Juga  Hari Air Sedunia, Bupati Tanam Pohon

(ash/b/suf/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.