7 Tersangka Pembunuhan Sadis Yokobus Dibekuk

by -

METROPOLITAN – Masih ingat kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Jalan Pongsimping, Kelurahan Tompotikka Kecamatan Wara Kota Palopo pada Senin (9/1/2017 ) pukul 01.00 Wita, dini hari. Adalah Yakobus alias Logo (40), warga Jalan Batara Palopo yang meregang nyawa setelah dianiaya sekelompok pemuda.

Korban Yokobus menderita luka tusuk anak panah yang menancap di dada dan sejumlah luka tikaman di tubuhnya. Pelaku pembunuhan berjumlah 7 orang dan semuanya masih remaja. Bahkan, dari 7 pelaku, 2 di antaranya masih berstatus siswa SMA dan bahkan 1 orang masih pelajar SMP.

Tak butuh waktu lama untuk meringkus para pelakunya. Empat hari pasca kejadian, Unit Tim Jatanras Reskrim Polres Palopo yang dipimpin Iptu Musafir, awalnya menangkap dua pelaku, Jumat (13/1/2017) sekitar pukul 12.00 wita, bertempat di Desa Padang Subur Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu , telah melakukan penangkapan terhadap lelaki berinisial RD (19).

Baca Juga  Sadis! Istri Suruh Tetangga Bunuh Suami

Dua pelaku yang ditangkap polisi adalah warga Desa Olang, Kecamatan Ponrang Selatan dan lelaki berinisial AN (19), warga Desa Padang Sappa, Kecamatan Bupon. Keduanya berperan stand by di motor.

Berdasarkan hasil interogasi dan pengembangan kedua pelaku, petugas kembali menangkap lima pelaku lainnya yang di duga pelaku utama, yakni lelaki MN (22), seorang mahasiswa, warga Kecamatan Wara Selatalan, Kota Palopo yang melakukan penikaman menggunakan badik dan anak panah.

Lelaki AR (21) yang melakukan pemukulan wajah korban sebanyak tiga kali. Lalu OA (18), pelajar SMU Palopo, MR (18), Pelajar SMU Luwu yang memukul pakai batu.

Sedangkan satu pelaku lagi yang diduga penyebab korban tewas. yakni AI (16), Pelajar SMP di Kota Palopo. AI inilah yang memanah korban sebanyak 3 kali, namun 2 tidak mengena sasaran dan 1 mengenai dada korban.

Baca Juga  Hah? Kim Jong-nam Tewas Gara-gara Gemar Main Facebook?

Kapolres Palopo AKBP Dudung Adijono membenarkan telah meringkus ketujuh orang pelaku penganiayaan hingga berujung kematian di dua lokasi berbeda. Dua Pelaku di Kabupaten Luwu dan Lima lainnya di Kota Palopo.

“Satu pelaku masih duduk ddi bangku Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan masih di bawah umur. Yang diduga yang mengakibatkan Korban meninggal dunia dengan busur di dada,” ujar Dudung Adijono via telpon selularnya.

Saat ini keseluruhan pelaku telah diamankan di Polres Palopo dan akan dilakukan pemeriksaan, pengembangan serta penyidikan lebih lanjut.

SUMBER : pojok satu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.