Dinsos Klaim Warga Miskin Kota Bogor Berkurang

by -

 BOGOR – Kemiskinan merupakan salah satu faktor penghambat kema­juan sebuah daerah. Untuk mening­katkan kemajuan, diperlukan tindakan dari daerah guna menekan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Menurut hasil observasi dalam pen­dataan yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, jumlah PKMS terbilang masih cukup tinggi. Namun, jumlah PKMS mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnnya.

Kepala Seksi Data dan Informasi Din­sos Kota Bogor Dadang Hermansyah menjelaskan, PKMS pada 2016 ter­data sebanyak 35.712 jiwa. Jika dilihat dari hasil data pada 2015, PKMS ber­jumlah 36.387 jiwa. “Jika dilihat dari data, angka PKMS mengalami penu­runan. Tapi, ada beberapa kemungkinan angka tersebut menurun karena jika salah satu anggota keluarga yang ter­data sebelumnya sudah pindah ke luar daerah, maka orang itu tidak di­hitung,” ujarnya.

Dadang menjelaskan, fakir miskin mendominasi jumlah PMKS Kota Bo­gor dari data sebelumnya pada 2016 yakni 27.451 jiwa. Begitupula kate­gori PMKS yang berjumlah sama, ang­kanya mendominasi Kota Bogor pada 2015 yang mencapai 29.617 jiwa.

Baca Juga  Corona, Satpol PP Bubarkan PKL Kota Bogor yang Masih Berjualan

“Kami sepakat untuk kemajuan se­buah kota tidak dilihat dari segi pembangunan infrastruktur yang pesat. Tapi, kemajuan kota bisa dilihat dari masyarakat kotanya yang maju. Jika tidak ada penduduk miskin, baru kota tersebut bisa dikatakan maju,” tukasnya.

(hb/yos/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *