Giliran Pasar Sukasari Dijadikan Hotel

by -

METROPOLITAN – Kota Bogor benar-benar akan mejadi hutan beton. Hal itu lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menjadikan Pasar Sukasari sebagai apartemen ataupun hotel. Namun fungsi Pasar Sukasari itu pun tidak dihilangkan karena itu sebagai salah satu tempat aktivitas para pedagang Sukasari. Konsep mixed use (super blok, red) alias multifungsi itu akan digunakan pemkot yang dikelola Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) untuk membangun Pasar Sukasari.

Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengatakan, sebelum tahapan membangun gedung pencakar lan­git tersebut, pihaknya masih menunggu perubahan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yaitu pergantian zona kawasan. “Untuk Sangrila dan Pasar Sukasari merupakan aset Pemkot Bogor. Kita ingin ini menjadi kawasan mixed use. Yaitu ada wisata kuliner, buah-buahan, serta tempat tinggal. Sebelum pembangunan, PD-PPJ masih melakukan negosiasi untuk mengambil alih Sangrila yang masih ter­sisa masa sewa hingga 2019,” ujarnya kepada Metropolitan.­

Baca Juga  Bupati Bogor Tengok Proyek Penataan Ibu Kota, Keliling Naik Bus C'Pot

Ada persetujuan dari PD PPJ dengan Sangrila jika ban­gunan diserahkan sekarang. Yaitu pemberian kompensasi berdasarkan hitungan wajar. Melihat eksisting Sangrila juga sudah tidak ada aktivitas dan sebaiknya diberdayakan PD PPJ. “Kawasan Sukasari ini masuk kategori premium dan kawasan strategis. Dan rencananya kita buat dengan konsep mixed use,” terangnya.

Untuk merealisasikan wacana ini, pemkot sudah mengajukan ke DPRD ter­kait perda mixed use. Ka­wasannya itu pun tak lagi menjadi zona merah tetapi akan menjadi zona abu-abu. “Kita sudah masukkan perda RDTR, persepsinya ingin ada payung hukum untuk kawasan Sukasari. Jika Perda RDTR belum selesai, maka kita gunakan Perda 28 tahun 2011 dulu. Hasilnya Perda setara dengan RDTR. Yang pasti untuk kebutuhan pasar dan penduduk disini akan dipersiapkan fasilitas den­gan konsep mixed use. Ke­mungkinan di Pasar Sukasar ada apartemen atau hotel tergantung daya dukung di bawahnya,” paparnya.

Baca Juga  Disbudpar Roadshow Pamerkan Wisata Bogor

Direktur Utama (Dirut) PD PPJ Kota Bogor Andry Latif Ashikin menjelaskan, pihaknya sedang negosiasi dengan Sangrila kaitan dengan harga pengambil alihan gedung tersebut. “Pedagang didalam Sangrila bisa kita keluarkan atau gedung itu diberdayakan. Atau pedagang sukasari kita pindahkan ke Sangrila dan pasar dalam tahap revitalisasi,” katanya.

Ia melanjutkan, untuk pem­bangunan, yakni menunggu perda RDTR disahkan agar peruntukkannya bukan hanya untuk perniagaan dan pasar. “Seperti yang disampaikan pak wakil walikota, kita akan kem­bangkan fasilitas Pasar Sukasari menjadi rusunawa, apartemen atau apa pun,” pungkasnya.

(mam/c/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.