Kepala Terminal Cileungsi Blak-Blakan

by -

CILEUNGSI – Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor akhirnya angkat bicara soal petugasnya yang ditangkap Tim Saber Pungli.

Kepala Terminal Cileungsi Ujang Supena mengakui ada petugasnya yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun, ia meyakinkan bahwa semuanya sudah diurus dan diselesaikan. ”Benar, salah satu petugas terkena OTT Saber Pungli. Tetapi semua sudah beres. Di polres su­dah beres, begitu juga di polsek, semua sudah beres. Itu hanya kesalahpahaman saja,” ungkap Ujang.

Menurutnya, penarikan uang yang diang­gap pungli telah sesuai peraturan daerah (perda) dan peraturan bupati (perbup). Yang lebih penting, kata dia, ada bukti pembayaran dari karcis yang diberikan. “Kita sudah jelaskan ke pihak kepolisian dan sudah beres semua,” terang Ujang.

Sebelumnya, pria berinisial ES (39) itu diamankan Tim Saber Pungli di Jalan Raya Narogong, Desa Cileungsi, Keca­matan Cileungsi, Kabupaten Bogor saat menyetop kendaraan untuk menarik retribusi.

Baca Juga  Banyak Minimarket Bodong, Dewan Soroti 2 Dinas

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus pada awak media menjelas­kan, saat itu ES sedang melakukan pun­gutan uang dengan memberi karcis kepada mobil angkutan sebesar Rp500 dan Rp1.000. ”Jadi karcis retribusi terse­but dikeluarkan DLLAJ Kabupaten Bogor tanpa ada tahun pengeluaran, pendapa­tan per hari berkisar dari Rp120 ribu sampai Rp130 ribu,” ujar Kombes Yusri.

Dari hasil pemeriksaan sementara, uang tersebut kemudian disetorkan kepada kepala terminal atau sekretaris sebesar 60 persen karena sisanya untuk uang operasional petugas.

(edi/a/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *