Pelajar Ngarep Perbaikan, Sekda Turun Langsung

by -

Pasca-putusnya jembatan penghubung Kecamatan Ciambar-Parungkuda, tepatnya di Kampung Babakanpeundeuy, RT 01/01, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, aktivitas ribuan warga terganggu. Termasuk sejumlah pelajar yang biasa menggunakan jembatan tersebut.

SEPERTI yang dialami puluhan pelajar yang bersekolah di SDN Bojongkokosan, SMP dan SMAN Parungkuda. Mereka kebingungan dengan putusnya Jembatan Babakanpeundeuy.

”Pengen cepat dibetulin, jadi sekolah kami tidak terganggu,” kata salah seorang siswa, Sri. Ia berharap segera dibuatkan jembatan darurat untuk pejalan kaki, se­hingga jika berangkat ke sekolah tidak perlu memutar ke jalan alternatif sejauh lima kilometer.

Sementara itu, Kamis (26/1) pagi sudah tersedia batu-batu besar dan kawat bron­jong, namun tidak nampak jembatan darurat untuk pejalan kaki. Warga Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Sar­hadi (55) mengaku jembatan tersebut menjadi akses jalan utama satu-satunya. ”Kalau jalan alternatif kan jauh berputar sekitar lima kilometer,” akunya.

Baca Juga  Budi Rahardjo: Kurikulum Pendidikan Karakter Gagal

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri sempat terjun ke lokasi melihat kondisi jembatan. Pi­haknya bahkan akan membangun jem­batan darurat untuk warga.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras ditambah kondisi yang memprihatinkan menyebabkan jembatan penghubung dua kecamatan yakni Parungkuda dan Ciambar ambruk.

Peristiwa terjadi lantaran hujan terus mengguyur sejak siang hingga sore hari. Tiba-tiba jembatan ambruk. “Selang be­berapa jembatan patah terbelah dua, untungnya tidak ada korban jiwa karena jalanan sedang sepi,” kata Ketua RT se­tempat Silvia.

Sedangkan Camat Ciambar Wawan Godawan mengatakan, warga tiga de­sa yaitu Cibunarjaya, Ciambar dan Gi­nanjar paling merasakan dampak dari putusnya jembatan ini. Dari tiga desa ini ada sekitar 6.000 kepala keluarga, 1.500 di antaranya adalah pekerja atau buruh yang sehari-hari melintasi jalur tersebut.

Baca Juga  Asep Haryanto Reses Di Nagrak

Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono meminta warga sementara menggunakan jalan alternatif, yakni melalui jembatan yang berada di Kampung Gobang, tepat­nya di belakang Pasar Semi Modern Parungkuda. ”Warga yang akan bekerja dan ke sekolah, sementara bisa lewat Kampung Gobang,” kata Adjo.

(suk/fjr/hep/er/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *